Galang Bantuan untuk Warga Palestina, ACT Serang Raya Buat Hashtag #SerangDermawan

Pihak Yayasan Aksi Cepat Tanggap (ACT) Serang Raya menggalang dana untuk disalurkan ke warga Palestina.

Penulis: Amanda Putri Kirana | Editor: Glery Lazuardi
TRIBUNBANTEN/AMANDAPUTRIKIRANA
Yayasan Aksi Cepat Tanggap (ACT) Serang Raya menggalang bantuan untuk disalurkan ke warga Palestina. 

Atau secara online dengan mengakses website https://act.id/donasi atau https://act.id/palestina/, kemudian melakukan pembayaran lewat transfer digital atau ATM ke nomor Rekening ACT yang tersedia.

Baca juga: Bupati Lebak Sedih Warga Palestina Lebaran dengan Letusan Senjata

Baca juga: Atta Halilintar dan Aurel Hermansyah Galang Dana untuk Palestina, Sehari Terkumpul Ratusan Juta

Sebagai informasi tambahan, ACT merupakan yayasan yang bergerak di bidang sosial dan kemanusiaan yang resmi diluncurkan secara hukum pada 21 April 2005.

Untuk memperluas karya, ACT mengembangkan aktivitas, mulai dari kegiatan tanggap darurat, program pemulihan pasca bencana, pemberdayaan dan pengembangan masyarakat, serta program berbasis spiritual seperti Qurban, Zakat dan Wakaf.

ACT didukung oleh donatur publik dari masyarakat dan juga partisipasi perusahaan melalui program kemitraan dan Corporate Social Responsibility (CSR).

Pada skala lokal, ACT mengembangkan jejaring ke semua provinsi baik dalam bentuk jaringan relawan dalam wadah MRI (Masyarakat Relawan Indonesia), maupun dalam bentuk jaringan kantor cabang ACT, termasuk di Kota Serang.

Jangkauan aktivitas program sekarang sudah sampai ke 30 provinsi dan 100 kabupaten/kota di seluruh Indonesia.

Pada skala global, ACT mengembangkan jejaring dalam bentuk representative person dan menyiapkan kantor ACT di luar negeri.

Jangkauan aktivitas program global sudah sampai ke 22 Negara di kawasan Asia Tenggara, Asia Selatan, Indocina, Timur Tengah, Afrika, Indocina dan Eropa Timur.

Wilayah kerja ACT di skala global diawali dengan kiprah dalam setiap tragedi kemanusiaan di berbagai belahan dunia seperti bencana alam, kelaparan dan kekeringan, konflik dan peperangan, termasuk penindasan terhadap kelompok minoritas berbagai negara.

“Kedermawanan bangsa menjadi teladan yang harus dijaga oleh generasi muda, dalam ketiadaan rakyat Indonesia masih mau membantu sesama baik di dalam maupun luar negeri,” ujar Ais.

Baca juga: Konflik Israel-Palestina, Warga Gaza Mengais Sampah untuk Makan, PBB: Jumlah Makin Banyak

Baca juga: Menilik Masjid di Palestina yang Didesain Ridwan Kamil, Ramai Disebut Mirip PS5

Sebelumnya, diberitakan bahwa konflik Israel dan Palestina terbaru pada Jumat (7/5/2021) di kompleks Masjid Al-Aqsa adalah yang terparah sejak 2017.

Konflik terjadi karena potensi penggusuran warga Palestina dari rumah mereka oleh pemukim Yahudi yang berada di dekat kompleks Masjid Al-Aqsa.

Hingga Sabtu (15/5/2021), Kemenkes Gaza mencatat total 37 anak-anak dan 22 perempuan termasuk dari 144 korban tewas serangan Israel.

Sementara jumlah korban luka tercatat melampaui 950 orang dan beberapa di antaranya merupakan petugas polisi.

Sumber: Tribun Banten
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved