Breaking News:

News

Arab Saudi Izinkan Ibadah Haji 2021, Hanya untuk 60 Ribu Jemaah dengan Wajib Patuhi Persyaratan Ini

Kementerian kesehatan Arab Saudi telah mengizinkan jemaah haji luar negeri untuk dapat menunaikan ibadah haji 2021 pada Juli mendatang.

Editor: Zuhirna Wulan Dilla
Kementerian Media Saudi/AFP
Sebuah gambar selebaran yang disediakan oleh Kementerian Media Saudi pada 31 Juli 2020 menunjukkan para jamaah yang berkeliling di sekitar Ka'bah, tempat suci paling suci di Masjidil Haram di kota suci Saudi, Mekah. Jemaah haji Muslim berkumpul hari ini di Gunung Arafat Arab Saudi untuk klimaks haji tahun ini, yang terkecil di zaman modern dan kontras dengan kerumunan besar tahun-tahun sebelumnya. 

TRIBUNBANTEN.COM - Kementerian kesehatan Arab Saudi telah mengizinkan jemaah haji luar negeri untuk dapat menunaikan ibadah haji 2021 pada Juli mendatang.

Melansir TribunnewsBogor.com, tetapi jumlah jemaah haji akan berada dalam skala yang lebih kecil dibandingkan sebelum pandemi Covid-19.

Sejak merebaknya pandemi Covid-19, ini akan menjadi pertama kalinya Arab Saudi memutuskan untuk mengizinkan hanya 60 ribu orang dari seluruh dunia, untuk menunaikan ibadah haji tahun ini, kata kementerian kesehatan Saudi, seperti dilansir Siasat Daily, Senin (24/5/2021).

"Sebanyak 45 ribu jemaah dari luar negeri akan dialokasikan dan 15 ribu dari dalam Kerajaan," kata kementerian kesehatan.

Perwakilan khusus perdana menteri Pakistan tentang kerukunan umat beragama, Maulana Tahir Ashrafi juga menegaskan keputusan Arab Saudi di SAMAA TV.

Baca juga: Ibadah Haji 2021: Ketentuan Baru hingga Jumlah Kuota Jemaah, Simak Selengkapnya di Sini

Kerajaan Arab Saudi telah mencabut larangan penerbangan internasional mulai 17 Mei 2021 karena ibadah haji dijadwalkan berlangsung dari 17 Juli hingga 22 Juli 2021.

Allama Tahir Ashrafi mengatakan pemerintah Arab Saudi mengatur agar orang-orang di bawah usia 18 tahun dan di atas usia 60 tahun tidak dapat menunaikan ibadah haji.

Baca juga: Arab Saudi Batasi Kuota Haji Untuk 60 Ribu Jemaah Dari Seluruh Dunia, Ini Batasan yang Diizinkan

Jemaah juga harus menjalani karantina di Arab Saudi selama 3 hari dengan syarat sudah menerima vaksin corona.

Di sisi lain, Pakistan telah mengusulkan kepada Arab Saudi untuk memasukkan beberapa vaksin Covid-19 buatan China yang disetujui dalam daftar suntikan vaksin yang diterima oleh pemerintah Riyadh untuk pengunjung dan peziarah.

Jamaah Umrah dari Luar Negeri Wajib Miliki Sertifikat Vaksinasi

Halaman
123
Sumber: Tribun Bogor
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved