Rektor Untirta Fatah Sulaiman Dikukuhkan Jadi Guru Besar

Sebanyak tiga orang di Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta) dikukuhkan sebagai guru besar pada Senin (24/5/2021), pukul 08.00 WIB.

Penulis: Amanda Putri Kirana | Editor: Glery Lazuardi
TRIBUNBANTEN/AMANDAPUTRIKIRANA
Sidang Terbuka Majelis Guru Besar Universitas Sultan Ageng Tirtayasa 

Laporan Wartawan TribunBanten.com, Amanda Putri Kirana

TRIBUNBANTEN.COM - Sebanyak tiga orang di Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta) dikukuhkan menjadi guru besar pada Senin (24/5/2021), pukul 08.00 WIB.

Mereka yaitu, Fatah Sulaiman, Rektor Untirta, yang dikukuhkan sebagai Profesor Bidang Ilmu Teknik Kimia.

Selain Rektor Untirta itu, dua orang lainnya yaitu A. Ali Alhamidi, Profesor bidang ilmu Teknik Material.

Dan, Asep Ridwan, Profesor bidang Ilmu Teknik Industri dan Manajemen Mutu Terpadu.

Acara pengukuhan guru besar itu diselenggarakan di Gedung Auditorium Untirta, Jalan Tirtayasa, Sindangsari, Serang, Banten.

Serta, disiarkan juga melalui media sosial Youtube dan Instagram Untirta.

Baca juga: Untirta Buka Jalur Mandiri untuk Calon Mahasiswa, Berikut Kuota dan Program Studi yang Disediakan

Baca juga: Dihantam Bertubi-tubi, Begini Prediksi Bisnis Pariwisata di Banten Menurut Dosen Untirta

Ketua Majelis Guru Besar Untirta Soleh Hidayat membuka acara tersebut.

Lalu, dilanjutkan penyampaian orasi ilmiah atau pidato oleh masing-masing guru besar yang dikukuhkan.

Orasi pertama disampaikan oleh A. Ali Alhamidi berjudul “Perilaku Material Logam Hasil Proses Severe Plastic Deformation (SPD) dan aplikasinya”.

Selanjutnya, orasi kedua disampaikan Asep Ridwan berjudul “Model Six Sigma Untuk Meningkatkan Kinerja Lean Dalam Supply Chain di Pelabuhan”.

Dan terakhir, orasi disampaikan Rektor Untirta Fatah Sulaiman berjudul “Desain Simbiosis Industri Dalam Suatu Kawasan Industri Menuju ECO-Industrial Park”.

Fatah menjelaskan, aktivitas industri yang ada dalam suatu kawasan harus didesain sebagai sistem ekologi industri, yaitu sistem yang berjalan seperti ekosistem.

Keberlanjutan lingkungan atau ekologi dalam kegiatan industri ini harus memiliki implikasi yang luas menyebar dari hulu ke hilir.

“Produk yang dihasilkan harus memenuhi persyaratan ramah lingkungan, mempunyai masa guna yang panjang, dan dapat didaur ulang,” ujarnya.

Baca juga: CATAT! Syarat dan Cara Daftar Seleksi Mandiri Masuk PTN Wilayah Barat di Untirta

Baca juga: Ujian Mandiri Untirta 2021: Ini Jadwal, Syarat, dan Link Pendaftarannya

Sumber: Tribun Banten
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved