Breaking News:

Perwira Menengah dan Pertama Korem 064/MY Melaksanakan Tes Kesegaran Jasmani di Grup 1 Kopassus

Tes kesegaran jasmani periodik bagi prajurit ini merupakan kewajiban yang harus dilaksanakan

Dokumentasi Korem 064/Maulana Yusuf
Prajurit Korem 064/MY, khususnya perwira menengah (pamen) dan perwira pertama (pama) mengikuti tes kesegaran jasmani (garjas) periode semester I tahun 2021 di lapangan Heroic Grup 1 Kopassus, Kamis (27/5/20210). 

TRIBUNBANTEN.COM, SERANG - Prajurit Korem 064/MY, khususnya perwira menengah (pamen) dan perwira pertama (pama) mengikuti tes kesegaran jasmani (garjas) periode semester I tahun 2021 di lapangan Heroic Grup 1 Kopassus, Kamis (27/5/20210).

Garjas diawali dengan pengukuran tensi oleh tim medis dari Denkesyah 03.04.04 Serang.

Garjas hanya bisa diikuti pamen dan pama yang dinyatakan memenuhi syarat.

Baca juga: Korem 064/MY Gelar Kegiatan Komunikasi Sosial Mencegah Tangkal Radikalisme dan Separatisme

Garjas meliputi tes kesegaran A, yaitu lari 12 menit dan tes kesegaran B, yaitu pull up, sit up, twist, push up, lunges, dan shuttle run.

Setelah mengikuti garjas, semua peserta menerima penghargaan dari tim Jasrem 064/MY.

Tes kesegaran jasmani periodik bagi prajurit ini merupakan kewajiban yang harus dilaksanakan guna mengetahui sejauh mana tingkat kebugaran fisik prajurit.

Selain itu, juga untuk mengukur kemampuan fisik prajurit secara berkala dan melihat tingkat keberhasilan pembinaan.

Danrem 064/MY Brigjen TNI Gumuruh Winardjatmiko mengatakan pembinaan fisik yang dilakukan secara rutin membantu dalam melaksanakan tes garjas, kapan pun.

Namun, garjas memiliki konsekuensi dan risiko bagi prajurit.

Prajurit Korem 064/MY, khususnya perwira menengah (pamen) dan perwira pertama (pama) mengikuti tes kesegaran jasmani (garjas) periode semester I tahun 2021 di lapangan Heroic Grup 1 Kopassus, Kamis (27/5/20210).
Prajurit Korem 064/MY, khususnya perwira menengah (pamen) dan perwira pertama (pama) mengikuti tes kesegaran jasmani (garjas) periode semester I tahun 2021 di lapangan Heroic Grup 1 Kopassus, Kamis (27/5/20210). (Dokumentasi Korem 064/Maulana Yusuf)

Jika menginginkan target nilai memuaskan, setiap prajurit harus berlatih secara sungguh-sungguh untuk menghindari cedera.

"Garjas periodik yang dilakukan ini bertujuan untuk mengukur sejauh mana kemampuan jasmani atau kondisi fisik setiap prajurit,” ujarnya lewat rilis yang diterima TribunBanten.com, Jumat (28/5/2021).

Menurut dia, setiap prajurit TNI yang masih aktif dituntut untuk memiliki kondisi fisik yang prima dan sudah ada kriteria penilaiannya yang disesuaikan dengan kategori umur masing-masing.

“Hal ini berlaku untuk seluruhnya, baik yang berdinas di satuan tempur maupun yang sudah berdinas di satuan komando kewilayahan seperti Korem 064/MY,” ucapnya.

Editor: Agung Yulianto Wibowo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved