Breaking News:

Polres Cilegon Tangkap Pemalsu Surat Keterangan Jalan dan Sehat Pemudik, 1 Nama Tarifnya Rp 200.000

Anggota Satreskrim Polres Cilegon menangkap P karena memalsukan surat jalan dan surat keterangan sehat palsu.

Penulis: Khairul Ma'arif | Editor: Agung Yulianto Wibowo
TribunBanten.com/Khairul Maarif
Kapolres Cilegon AKBP Sigit Haryono menunjukkan barang bukti surat keterangan jalan palsu di Mapolres Cilegon, Jumat (28/5/2021). 

Laporan Wartawan TribunBanten.com, Khairul Ma'arif

TRIBUNBANTEN.COM, CILEGON - Anggota Satreskrim Polres Cilegon menangkap P karena memalsukan surat jalan dan surat keterangan sehat palsu.

Kapolres Cilegon AKBP Sigit Haryono mengatakan P pada awalnya membantu seseorang menyeberang memakai surat resmi.

"Namun, surat itu difotokopi P dan mengubah nama sesuai pesanan," ujarnya saat konferensi pers di Mapolres Cilegon di Jalan Jenderal Sudirman, Kota Cilegon, Jumat (28/5/2021).

P, warga Gerogol, Kota Cilegon, ini menjual surat keterangan palsu itu secara on the spot kepada pemudik di sekitar Pelabuhan Merak.

Baca juga: Praktik Aborsi di Tangsel Terbongkar, Polisi Amankan 2 Pria dan Obat Penggugur Kandungan

"P menjual surat keterangan ini seharga Rp 200.000 untuk satu nama," kata Sigit.

Selain P, polisi mengamankan barang bukti empat lembar foto kopi surat keterangan jalan atas nama Nanda, uang tunai Rp 200.000, dan dua lembar foto kopi surat keterangan sehat atas nama Nanda Saputra tertanggal 15 Mei 2021.

Baca juga: Polisi Pastikan Pemudik yang Balik ke Jakarta dengan Surat Bebas Covid-19 Palsu Akan Ditindak Tegas

"Modusnya adalah dengan menghapus nama dan tanggal yang sudah tertulis sebelumnya, diganti sesuai dengan pemudik yang membeli," ucap Sigit.

P dikenai Pasal 263 ayat 1 KUHP dengan ancaman hukuman enam tahun penjara.

Sumber: Tribun Banten
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved