Breaking News:

Soroti Program Magang Kerja, Anggota DPRD Banten: Bukan Solusi, Helldy Hanya Penuhi Janji Kampanye

Wali Kota Cilegon, Helldy Agustian mempunyai program untuk menyerap tenaga kerja dengan cara program magang kerja

Penulis: Khairul Ma'arif | Editor: Glery Lazuardi
nur ichsan/warta kota/nur ichsan
Ilustrasi magang kerja 

Laporan Wartawan TribunBanten.com, Khairul Ma'arif

TRIBUNBANTEN.COM, CILEGON - Wali Kota Cilegon, Helldy Agustian mempunyai program untuk menyerap tenaga kerja dengan cara program magang kerja

Anggota DPRD Banten dari Fraksi PAN asal Cilegon, Dede Rohana Putra (DRP), menilai
program magang kerja yang dicanangkan Helldy Agustian tu hanya program jangka pendek.

Menurut dia, program itu tidak efektif dan bukan menjadi solusi utama menangani jumlah pengangguran di Kota Cilegon yang terus bertambah.

"Apa itu akan jangka panjang. Palingan hanya enam bulan saja belum tentu berlanjut," ujar Dede kepada wartawan di rumah pemenangan DRP Jalan KH. M. Sadeli, Gang Haji Mastur, Kelurahan Kalitimbang, Kecamatan Cibeber, Kota Cilegon, Minggu (13/6/2021).

Baca juga: Helldy-Sanuji Beberkan Capaian 100 Hari Kerja Memimpin Cilegon

Baca juga: Bawa Kursi Roda dan Cat, Mahasiswa Tagih Janji Kampanye Helldy-Sanuji ke Kantor Walkot Cilegon

Selain itu, dia menyoroti, minimnya upah yang diberikan kepada para pekerja magang yang mengikuti program tersebut.

"Ga bakal dibayar UMK atau UMR ini solusi jangka pendek agar janji politiknya terselesaikan," ujar Dede.

Seharusnya untuk solusi jangka panjang, kata dia, Helldy Agustian dan jajarannya mendorong industri padat karya bukan padat modal.

"Tapi harus mendapat kompensasi dari pemerintah, karena jika tidak begitu akan berat industri padat karya di sini," ungkapnya.

Baca juga: Hari Lahir Pancasila, Helldy Agustian Bersama Wakilnya Naik Sepeda Pakai Baju Adat Cilegon

Baca juga: Wali Kota Cilegon Helldy Agustian Gandeng Kejaksaan untuk Amankan Aset Daerah

Nantinya, dia melanjutkan, kompensasi itu diberikan dalam bentuk izin industri padat karya menggaji karyawan senilai UMP Banten bukan UMK Cilegon.

"Menurut saya daripada pengangguran tinggi tidak ada solusi dan tidak bisa merekrut banyak lebih baik dengan cara seperti ini," tambahnya.

Sumber: Tribun Banten
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved