Breaking News:

Virus Corona

Kasus Covid-19 Melonjak, RSUD Berkah Pandeglang Penuh, Dinkes Surati Bupati untuk Melarang Kondangan

Ruang isolasi mandiri di RSUD Berkah Pandeglang terisi penuh pasien Covid-19, Jumat (18/6/2021).

Grafis Tribunnews.com/Ananda Bayu S
Ruang isolasi mandiri di RSUD Berkah Pandeglang terisi penuh pasien Covid-19, Jumat (18/6/2021). Kasus terkonfirmasi yang terpapar virus corona di Kabupaten Pandeglang melonjak drastis. 

Laporan wartawan TribunBanten.com, Marteen Ronaldo Pakpahan

TRIBUNBANTEN.COM, PANDEGLANG - Ruang isolasi mandiri di RSUD Berkah Pandeglang terisi penuh pasien Covid-19, Jumat (18/6/2021).

Kasus terkonfirmasi yang terpapar virus corona di Kabupaten Pandeglang melonjak drastis.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Pandeglang Raden Dwi Setiani mengaku pihaknya membuat surat keterangan kepada bupati untuk melarang kegiatan masyarakat.

"Sekarang tidak boleh lagi ada acara yang membuat kerumunan massa, seperti di sini ada bancakan (makan bersama) dan kondangan yang dapat membuat peningkatan kasus," katanya saat dihubungi, Jumat.

Baca juga: Jadi Rumah Sakit Rujukan, Jumlah Pasien Covid-19 di RSUD Kabupaten Tangerang Melebihi Kapasitas

Pada hari ini, angka yang terkonfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Pandeglang sebanyak 86 kasus.

Dinkes segera memberikan vaksin Covid-19 massal untuk mencegah terjadinya penularan lebih banyak lagi.

"Kami akan melakukan vaksinasi pada 29 Juni ini. Harapannya bisa turun lagi kasusnya," ucapnya.

Data terakhir, kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Pandeglang mencapai 2.368 kasus,  2.185 pasien di antaranya dinyatakan sembuh, 137 masih dirawat, dan 46 meninggal dunia.

Cari rumah sakit

Baca juga: Ruang Isolasi Covid-19 di RSUD Berkah Pandeglang Terisi Penuh

Sepuluh tempat tidur khusus pasien Covid-19 di RSUD Berkah Pandeglang yang tersedia telah terisi penuh.

Alhasil, sejumlah pasien Covid-19 terpaksa yang dialihkan ke rumah sakit lain.

Kepala Humas RSUD Berkah Pandeglang, dr Achmad Chubaesy mengatakan lonjakan pasien Covid-19 telah terjadi sejak dua hari terakhir dan semakin bertambah pada hari ini.

"Sementara waktu ini, kami tidak mau menerima pasien Covid-19 yang dirujuk ke sini. Itu mau dialihkan ke mana, kami tidak tahu, kami suruh cari rumah sakit rujukan lainnya," ujarnya saat dihubungi, Jumat (18/6/2021).

Baca juga: RSUD Berkah Pandeglang Tolak Pasien Covid-19, Humas: Silakan Cari Rumah Sakit Lain

Ia mengungkapkan sebagian pasien Covid-19 yang datang merupakan warga yang melakukan aktivitas ke tempat wisata.

Bahkan, sebagian dari mereka dibawa ke rumah sakit dalam kondisi sulit untuk bernapas dan harus mendapatkan perawatan secepatnya.

"Ada yang dibawa sudah sangat berat napasnya dan tidak merasakan apa-apa lagi. Setelah kami selidiki ini masuk ke pasien yang kategorinya berat," ujarnya.

Sumber: Tribun Banten
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved