Gejala Awal & Penyebab Diabetes Melitus, Bagaimana Cara Mengatasinya?

Inilah gejala awal penderita diabetes melitus, simak penyebab dan bagaimana cara mengatasi diabetes melitus berikut ini.

Tayang:
Editor: Vega Dhini
Freepik.com/xb100
Ilustrasi - Mengecek gula darah. Gejala awal, penyebab dan cara mengatasi diabetes melitus. 

TRIBUNBANTEN.COM - Inilah gejala awal penderita diabetes melitus, simak penyebab dan bagaimana cara mengatasi diabetes melitus berikut ini.

Salah satu penyakit yang timbul akibat pola hidup tidak sehat adalah diabetes melitus.

Seperti yang diketahui, pola hidup tidak sehat bisa menimbulkan berbagai macam penyakit.

Diabetes melitus juga disebabkan oleh kebiasaan mengkonsumsi makanan tidak sehat secara berlebihan.

Tidak hanya orangtua, diabetes bisa menyerang siapa saja, termasuk juga kalangan usia muda.

Sebagai bagian dari ikhtiar tetap sehat, mencegah dan mendeteksi diabetes sejak dini adalah hal utama.

Namun, kunci utama adalah pola hidup sehat melalui konsumsi makanan dan minuman sehat, serta rajin olahraga.

Seperti apa penyakit diabetes? Simak penjelasan berikut ini :

APA YANG DIMAKSUD DENGAN PENYAKIT DIABETES MELITUS ?

Dikutip tribunpontianak.co.id dari laman resmi P2PTM.kemkes.go.id , Diabetes melitus (DM) didefinisikan sebagai suatu penyakit atau gangguan metabolisme kronis dengan multi etiologi yang ditandai dengan tingginya kadar gula darah disertai dengan gangguan metabolisme karbohidrat, lipid, dan protein sebagai akibat insufisiensi fungsi insulin.

Insufisiensi fungsi insulin dapat disebabkan oleh gangguan atau defisiensi produksi insulin oleh sel-sel beta Langerhans kelenjar pankreas, atau disebabkan oleh kurang responsifnya sel-sel tubuh terhadap insulin (WHO, 1999).

Ilustrasi diabetes.
Ilustrasi diabetes. (SHUTTERSTOCK/Proxima Studio)

TANDA ATAU GEJALA APA SAJA YANG PERLU DIKETAHUI ?

Diabetes seringkali muncul tanpa gejala. Namun demikian ada beberapa gejala yang harus diwaspadai sebagai syarat kemungkinan diabetes.

Gejala tipikal yang sering dirasakan penderita diabetes antara lain poliuria (sering buang air kecil), polidipsia (sering haus), dan polifagia (banyak makan/ mudah lapar).

Selain itu sering pula muncul keluhan penglihatan kabur, koordinasi gerak anggota tubuh terganggu, kesemutan pada tangan atau kaki, timbul gatal-gatal yang seringkali sangat mengganggu (pruritus), dan berat badan menurun tanpa sebab yang jelas.

Pada DM Tipe I gejala klasik yang umum dikeluhkan adalah poliuria, polidipsia, polifagia, penurunan berat badan, cepat merasa lelah (fatigue), iritabilitas, dan pruritus (gatal-gatal pada kulit).

Pada DM Tipe 2 gejala yang dikeluhkan umumnya hampir tidak ada. DM Tipe 2 seringkali muncul tanpa diketahui, dan penanganan baru dimulai beberapa tahun kemudian ketika penyakit sudah berkembang dan komplikasi sudah terjadi.

Penderita DM Tipe 2 umumnya lebih mudah terkena infeksi, sukar sembuh dari luka, daya penglihatan makin buruk, dan umumnya menderita hipertensi, hiperlipidemia, obesitas, dan juga komplikasi pada pembuluh darah dan syaraf.

APA PENYEBAB PENYAKIT DIABETES MELITUS ?

Seseorang bisa dikatakan menderita kencing manis karena beberapa penyebab, yaitu:

- Tidak melakukan pemeriksaan gula darah secara teratur

Begitu terdapat gejala seperti lemas ataupun seperti gejala yang disebutkan sebelumnya, periksakan segera diri Anda ke dokter.

Kadang kencing manis bisa ditanggulangi dengan pendeteksian dini.

- Nutrisi yang tidak seimbang

Pola makan seseorang yang tidak memiliki nutrisi seimbang cenderung meningkatkan gula darah.

Menu makanan yang hanya didominasi oleh karbohidrat, lemak, dan makanan berkolesterol membuat darah akan penuh dengan kolesterol.

Lain halnya dengan serat dan sayuran yang membuat nutrisi terserap sempurna.

- Aktifitas fisik yang tidak seimbang

Ketika jam kerja selama 8 jam hanya didominasi oleh kegiatan duduk saja, maka otot tubuh tidak akan terlatih dengan baik.

Terlebih lagi peredaran darah akan tersumbat karena darah tidak mengalir ketika kolesterol dan lemak jahat dalam darah tidak dikeluarkan melalui aktifitas fisik yang menghasilkan keringat.

- Mengonsumsi minuman yang disertakan Pemanis Buatan

Kadar glukosa berlebih dalam darah juga bisa disebabkan oleh pemanis buatan.

Mengapa begitu? Karena pemanis sederhana tidak memerlukan waktu lama untuk diserap oleh tubuh, sedangkan pemanis buatan akan bertahan dalam darah dan merusak sistem kerja insulin.

- Cemilan tidak sehat

Apa yang kita konsumsi merupakan pilihan. Jika tidak pintar dalam memilih cemilan, seperti coklat atau es krim, maka glukosa dalam darah meningkat.

Pilihlah dengan pintar cemilan yang menyehatkan bagi aliran darah dan tentu saja diri anda, seperti buah, sayur ataupun biji-bijian.

BAGAIMANA CARA MENENTUKAN PENYAKIT DIABETES MELITUS ?

Jika ingin mengetahui apakah Anda terkena diabetes atau tidak, bisa dilihat dari tes gula darah.

Bukan hanya satu tes yang bisa dilakukan akan tetapi beberapa tes bisa menentukan tingkat gula dalam darah Anda.

Ada istilah GDS (Gula Darah Sewaktu) yaitu tes gula darah yang dilakukan pada saat kapanpun walaupun sesudah makan. 

Hasilnya akan menggambarkan kadar gula darah. Jika hasil menunjukkan >200 mg/dl (11,1 mmol/L), maka sudah pasti orang tersebut menderita gula darah.

Ada juga istilah GDP (Gula Darah Puasa), biasanya tes GDP dilakukan dengan sengaja dan untuk mengetahui kadar gula dalam darah setelah 8 sampai 10 jam tidak makan.

Dianjurkan untuk dilakukan di pagi hari.

Nilai GDP tidak boleh lebih dari 126 mg/dl (> 7.0 mmol/L) karena akan terindikasi diabetes.

Selain pengukuran melalui tes gula darah, Hemoglobin glikat atau dikenal dengan nama (HbA1C) bisa menguji produksi selama 3 bulan terakhir.

Jika menunjukkan lebih dari 6,5 % maka bisa diIdentikkan dengan Diabetes.

Lalu ada juga metode pelitian TTGO ( Tes Toleransi Glukosa Oral). Walaupun berbeda tes, namun akurasinya sama.

Tes ini mengharuskan untuk puasa terlebih dahulu dan 2 jam setelah minum, baru glukosa bisa diketahui.

Jika nilai 2 jam setelah minum glukosa mencapai lebih besar atau sama dengan 200 mg/DL (11,1 mmol/L) maka seseorang terkena Diabetes.

BAGAIMANA CARA MENGATASI PENYAKIT DIABETES MELITUS ?

Program penanggulangan Diabetes bisa dilakukan dengan berbagai macam cara diantaranya:

- Pemeriksaan Kesehatan Secara Teratur

Pedulilah akan kesehatan Anda. Banyak orang mengabaikan gejala tipe 2 karena merasa badan sehat-sehat saja.

Diabetes yang tidak dideteksi secara dini dapat menyebar ke organ lain dan menimbulkan penyakit komplikasi.

Kalau anda ingin yakin terbebas, maka jalan satu-satunya yang paling efektif yaitu melakukan pemeriksaan kesehatan.

Tes atau screening bisa dilayani di setiap fasilitas penyedia kesehatan, seperti fasilitas kesehatan, tempat praktek dokter, klinik atau laboratorium.

- Menjalani Pengobatan Secara Intensif

Tujuan pengobatan jelas untuk membuat gula darah mendekati normal ataupun menjadi normal.

Walaupun pengobatan dijalani secara intensif, pemilihan makanan dan aktifitas sangatlah menentukan akan normalnya gula darah.

Jangan membeli obat bebas, karena obat diabetes hanya boleh ditebus dengan resep dokter.

Obat anti diabetes ada yang dimasukkan secara oral berupa tablet ataupun obat dalam bentuk injeksi.

Insulin yang diinjeksikan wajib untuk penderita Diabetes tipe 1 sedangkan untuk tipe 2 digunakan obat oral.

- Aktif Secara Fisik

Setelah obat, maka penderita Diabetes haruslah aktif secara fisik, artinya segala kegiatan fisik haruslah dilakukan agar membantu kadar gula dalam darah keluar dan darah kembali memproduksi insulin.

Penelitian menunjukkan bahwa orang yang punya aktifitas fisik punya resiko lebih kecil sebanyak 30-50% dibandingkan dengan individu pasif.

- Memperbaiki Kualitas Makanan

Penderita Diabetes ataupun Anda yang ingin bebas haruslah mempunyai diet seiring dengan itu, kualitas makanan sangat mendapatkan peranan penting bagi penderita Diabetes.

Perbanyak makanan sehat yang dianjurkan oleh para penderita Diabetes.

Kurangi gula, minyak, dan semua makanan berlemak lainnya.

Ingatlah untuk selalu mengikutkan buah ke dalam menu Anda.

Gangguan kulit serta infeksinya mengharuskan penderita Diabetes untuk wajib perhatikan.

- Dukungan Masyarakat

Masyarakat bisa memberikan dukungan untuk para penderita Diabetes dengan aktivitas yang berhubungan dengan fisik, seperti berjalan kaki menelusuri taman.

Selain itu, masyarakat perlu ditanamakan tentang kesadaran untuk mengobati Diabetes serta komplikasinya.

Advokasi akan penyakit Diabetes pun harus dilakukan juga sehingga aktifitas fisik menjadi semakin bertambah lagi peminatnya.

Tempat-tempat publik pun harus turut mendukung Indonesia bebas Diabetes.

Penyediaan gula non kalori harus lebih diperbanyak.

Para penderita Diabetes pun layak mendapat perlakuan yang sama dengan manusia yang lainnya.

DIOLAH DARI SUMBER : LAMAN RESMI P2PTM KEMENKES RI

(TribunPontianak.co.id/Rizky Prabowo Rahino)

Artikel ini telah tayang di TribunPontianak.co.id dengan judul Gejala Awal Diabetes dan Pencegahannya ! Waspada Diabetes Dapat Menyerang Siapa Saja

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved