Breaking News:

Masih Belum Diperbaiki, Warga Masih Blokade Jalan Rusak Menuju Terminal Pakupatan

Meski warga sudah menggelar aksi demo, akses jalan menuju Terminal Pakupatan masih rusak berat dan belum ada tanda-tanda perbaikan.

Penulis: Ahmad Tajudin | Editor: Yudhi Maulana A
TribunBanten.com/Ahmad Tajudin
Jalan rusak menuju Terminal Pakupatan, Kelurahan Banjar Agung, Cipocok Jaya, Kota Serang masih diblokade warga 

Laporan Wartawan Tribunbanten.com, Ahmad Tajudin

TRIBUNBANTEN.COM, KOTA SERANG - Meski warga sudah menggelar aksi demo, akses jalan menuju Terminal Pakupatan masih rusak berat dan belum ada tanda-tanda perbaikan.

Untuk itu, warga Kelurahan Banjar Agung, Kecamatan Cipocok Jaya, Kota Serang masih mempertahankan blokade jalan menggunakan pohon pisang.

Pantauan TribunBanten.com saat melintasi lokasi jalan rusak tersebut, Nampak beberapa batang pohon pisang masih tertanam di tengah jalan guna menutupi akses kenaraan, Senin (21/6/2021).

Tak ada satupun mobil terlihat melintasi jalanan tersebut.

Saat itu hanya ada beberapa pengendara motor saja yang berlalu lalang di jalanan itu.

Baca juga: Jalan Rusak di Lebak Mencapai 247,2 Km Tak Kunjung Diperbaiki, Wilayah Tengah Terparah

Biasanya, di jalan tersebut sering dilintasi kendaraan roda empat seperti mobil angkot, elf, bus dan mobil pribadi.

Namun saat itu tak ada satu pun terlihat yang melintas di sana.

Warga Kelurahan Banjar, Budi  mengatakan bahwa jalanan masih akan ditutup hingga Pemerintah Kota Serang memperbaiki jalan tersebut.

"Sesuai kesepakatan bersama, ini jalan tidak akan kita buka. Sebelum ada material untuk pembangunan jalan," ujar Budi saat ditemui di lokasi.

Dia mengatakan bahwa aksi unjuk rasa yang dilakukan oleh warga Banjar Agung pada Minggu (20/6/2021) kemarin dilakukan pasca terjadinya kecelakaan yang dialami seorang ibu hamil.

Baca juga: Lagi, Kisah Pilu Ibu di Lebak Ditandu Sarung Bersama Bayinya Usai Melahirkan Karena Jalan Rusak

"Kita melakukan demo kembali, itu puncaknya setelah ada ibu hamil yang jatuh waktu itu," ujarnya.

Lanjut Budi, aksi demo kemarin dilakukan sebagai bentuk protes, karena jalan rusak yang tidak kunjung ada perbaikan dari pemerintah.

"Harapannya yah cepet diperbaiki lagi, jangan berlarut-larut lagi. Nanti janji lagi, janji lagi dari tahun kemarin," terangnya.

"Kita ngga mau tau, mau dari kota, provinsi atau pusat yang penting jalan diperbaiki," sambungnya.

Sumber: Tribun Banten
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved