Breaking News:

Singapura akan Hidup Berdampingan dengan Covid-19, Yakin tak Lenyap dan Anggap Seperti Flu Biasa

Singapura tengah mempersiapkan warganya untuk hidup berdampingan dengan Covid-19. Inilah beberapa fakta terkait kebijakan baru Singapura.

Editor: Amanda Putri Kirana
freepik
Ilustrasi Covid-19 

TRIBUNBANTEN.COM - Singapura tengah mempersiapkan warganya untuk menghadapi virus Covid-19 sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari.

Hal ini lantaran pemerintah Singapura meyakini bahwa virus Covid-19 tidak bisa lenyap dan akhirnya menjadi penyakit endemik.

Melansir Straits Times dari Tribunnews.com, pihak terkait mengatakan, virus akan terus bermutasi dari satu orang ke yang lainnya.

Seperti penyakit flu, di mana banyak orang yang terkena flu dan sebagian besar sembuh tanpa harus dirawat di rumah sakit.

Selain itu, pengobatan yang dilakukan juga cukup minim.

Baca juga: 11.282 Pasien Covid-19 Dirawat, ICU di Kota Tangsel Sisa Satu Tempat Tidur

Di negara besar, jumlah orang yang dirawat di rumah sakit karena influenza bisa sangat besar.

Misalnya, di Amerika Serikat, ratusan ribu orang dirawat di rumah sakit bahkan ribuan orang meninggal setiap tahun karena flu

Namun, karena kemungkinan orang jatuh sakit akibat influenza sangat rendah, orang-orang hidup dengannya.

Menteri Perdagangan Singapura, Gan Kim Yong, Menteri Keuangan Lawrence Wong, dan Menteri Kesehatan Ong Ye Kung angkat bicara dalam editorial di Straits Times pekan ini.

"Kabar buruknya adalah Covid-19 mungkin tidak akan pernah hilang," kata mereka.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved