Breaking News:

Virus Corona di Banten

Hindari Klaster Daging Kurban, Hewan Kurban di Lebak Dibagikan ke Rumah Warga

Nantinya, pemotongan hewan kurban di Kabupaten Lebak ditiadakan untuk mencegah terjadinya kerumunan warga saat pengambilan nomor antrean.

Penulis: Marteen Ronaldo Pakpahan | Editor: Abdul Qodir
TRIBUN KALTIM/CHRISTOPHER DESMAWANGGA
Ilustrasi - Panitia kurban Masjid Baitul Muttaqien, Islamic Center menyalurkan daging kurban kepada yang berhak menerima, Sabtu (2/9/2017). 

Laporan wartawan TribunBanten.com, Marteen Ronaldo Pakpahan

TRIBUNBANTEN.COM, LEBAK - Pemerintah Kabupaten Lebak tidak akan menggelar pembagian kupon dan hewan kurban di Masjid Agung Al-A'raaf, Rangkasbitung, Kabupaten Lebak pada Hari Raya Idul Adha 1442 H yang jatuh pada 20 Juli ini.

Hal tersebut sesuai dengan Instruksi Bupati Lebak Nomor 9 Tahun 2021 tentang Penerapan PPKM Darurat di Kabupaten Lebak.

Nantinya, pemotongan hewan kurban di Kabupaten Lebak ditiadakan untuk mencegah terjadinya kerumunan warga saat pengambilan nomor antrean.

Baca juga: Ditemukan Puluhan Hewan Kurban Tak Sehat Diperjualbelikan di Lebak

Kepala Bidang Kesehatan Hewan Dinas Peternakan Kabupaten Lebak, Hanik Malichatin mengatakan pihaknya telah berkoordinasi dengan Dewan Kesejahteraan Masjid (DKM) dan panitia pelaksana kurban di masing-masing masjid.

"Sesuai dengan aturan Perbup maka tidak akan ada pembagian kupon di masjid untuk antisipasi kerumunan massa," ujarnya saat ditemui di kantor Dinas Peternakan Kabupaten Lebak, Jalan Jenderal Ahmad Yani nomor 131, Cibadak, Lebak, Selasa (6/7/2021).

Sebagai gantinya, pihaknya akan memberikan daging kurban ke rumah-rumah warga yang membutuhkan hewan daging kurban tersebut.

Baca juga: Pemicu Lebak jadi Zona Merah Covid-19, Mulai Klaster Perkantoran Sampai Bupati

Hanik berharap agar masyarakat mentaati apa yang telah menjadi kebijakan selama PPKM Darurat.

Apalagi dengan terus meningkatnya kasus aktif di Kabupaten Lebak dapat mengakibatkan penularan lebih tinggi lagi.

"Saat ini kita sudah masuk zona merah, dan setiap kegiatan yang menimbulkan kerumunan, pasti akan berdampak kepada peningkatan kasus setiap harinya," terangnya.

Sumber: Tribun Banten
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved