Breaking News:

Idul Adha 1442 H

Ditemukan Puluhan Hewan Kurban Tak Sehat Diperjualbelikan di Lebak

Selain itu, pihaknya juga telah menandakan kalung kepada hewan yang sehat dn layak diperjualbelikan ke masyarakat.

Penulis: Marteen Ronaldo Pakpahan | Editor: Abdul Qodir
Dok. Dinas Peternakan Kabupaten Lebak
Dinas Peternakan Kabupaten Lebak melakukan pemeriksaan sejumlah hewan kurban yang diperjualbelikan di 28 kecamatan jelang pelaksanaan Idul Adha 1442 Hijriah 20 Juli mendatang. 

Laporan wartawan TribunBanten.com, Marteen Ronaldo Pakpahan

TRIBUNBANTEN.COM, LEBAK - Dinas Peternakan Kabupaten Lebak melakukan pemeriksaan sejumlah hewan kurban yang diperjualbelikan di 28 kecamatan jelang pelaksanaan Idul Adha 1442 Hijriah 20 Juli mendatang.

Kepala Bidang Kesehatan Hewan Dinas Peternakan Kabupaten Lebak, Hanik Malichatin mengatakan dari ratusan hewan kurban yang diperiksa, ditemukan puluhan hewan kurban.

Pengawasan sendiri meliputi pemeriksaan Surat Keterangan Kesehatan Hewan dan pemeriksaan fisik hewan yang dilakukan di beberapa lapak penjualan sapi dan domba di Lebak.

"Dari 727 ekor ternak yang terdiri dari 569 ekor domba, 135 ekor sapi, 18 ekor kerbau dan 5 ekor kambing, kita temukan masih ada puluhan hewan yang menderita sakit," katanya saat ditemui di kantor Dinas Peternakan Kabupaten Lebak, Jalan Jenderal Ahmad Yani nomor 131, Cibadak, Lebak, Selasa (6/7/2021).

Baca juga: Salat Idul Adha Berjamaah Ditiadakan Tahun Ini, Satgas Covid MUI Lebak: Kita Harus Berkorban Lagi

Dijelaskannya, kebanyakan sapi dan domba kurban yang diperjualbelikan sedang sakit menderita keropong di moncong atau bibir. Selain itu, terjadi kerusakan di bola mata dan bagian mulut lantaran perjalanan jauh menuju Lebak.

Dinas Peternakan Kabupaten Lebak melakukan pemeriksaan sejumlah hewan kurban yang diperjualbelikan di 28 kecamatan jelang pelaksanaan Idul Adha 1442 Hijriah 20 Juli mendatang.
Dinas Peternakan Kabupaten Lebak melakukan pemeriksaan sejumlah hewan kurban yang diperjualbelikan di 28 kecamatan jelang pelaksanaan Idul Adha 1442 Hijriah 20 Juli mendatang. (Dok. Dinas Peternakan Kabupaten Lebak)

Atas temuan itu, pihaknya meminta penjual segera memisahkan hewan kurban sehat dan sakit sebelum diperjualbelikan ke masyarakat.

Selain itu, pihaknya juga telah menandakan kalung kepada hewan yang sehat dn layak diperjualbelikan ke masyarakat.

Baca juga: Wali Kota Serang: Salat Idul Adha Dilakukan di Rumah, Daging Qurban Akan Diantarkan ke Warga

Baca juga: Dampak PPKM Darurat, Pedagang Hewan Kurban di Kota Serang Sepi Pembeli

"Untul sapi dan domba yang sehat sudah kita tempelkan stiker pemeriksaan kesehatan hewan," ujarnya.

"Pemeriksaan akan terus dilakukan oleh pihaknya untuk menjaga kesehatan dan kebugaran hewan sebelum di perjualbelikan kepada masyarakat," sambungnya.

Sumber: Tribun Banten
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved