Breaking News:

Tiga Siswi SD-SMP di Pandeglang Disekap dan Dirudapaksa di Bawah Ancaman Pisau

Akibat kejadian itu, kini ketiga korban yang masih di bawah umur itu mengalami trauma dan mengurung diri di kamar rumahnya.

News Law
Ilustrasi pelecehan seksual anak di bawah umur 

Setelah mendapat izin orang tua untuk bermain, kedua pelaku dan ketiga korban berangkat menuju tempat tujuan.

Seorang pelaku lainnya sudah menunggu di rumahnya yang menjadi tempat babacakan.

Baca juga: Kronologi Tiga 3 Siswi SD-SMP Jadi Korban Rudapaksa di Pandeglang, Berawal Diajak Babacakan

Setelah selesai melakukan makan bersama, salah satu korban meminta untuk diantar pulang.

Namun, ketiga pelaku 'menahan'; korban dengan alasan sepeda motor mereka sedang dipinjam teman.

"Akhirnya sampai malam itu alasannya terus saja begitu dan sampai malam hari mereka tetap tidak bisa pulang lantaran motornya sedang ditambal," tambahnya.

Keluarga ketiga korban panik begitu malam hari buah hati mereka tidak pulang.

"Pas malam itu, keluarga semuanya sudah pada panik mencari. HP-nya semua juga sudah enggak ada yang aktif, ditanyain ke temannya, enggak ada yang tahu," tuturnya.

Pasca menginap tersebut, pihaknya tetap tak mendapatkan kabar dari anaknya dan keponakannya tersebut selama dua hari kemudian.

Barulah pada hari Sabtu, pihak keluarga mendapatkan titik terang dari keberadaan anaknya dan dua keponakannya tersebut

"Ternyata mereka di rumah salah satu pelaku yang mencabulinya. Di rumah itu ternyata udah banyak orang, ada hampir 50 orang," terangnnya.

Setelah mendapatkan ketiganya, pihak keluarga pun membawa pulang korban ke rumah dan mulai mempertanyakan keadaan korban.
Sang anak yang sempat terdiam, akhirnya mulai menceritakan bahwa ketiganya telah disekap berhari-hari dan di rudupaksa secara terus menerus.

"Di rumah, anak saya baru ngaku udah disetubuhin sama salah satu pemuda. Hati saya hancur mendengar itu," jelasnya.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Pandeglang AKP Fajar Mauludi, membenarkan adanya perisitwa tersebut.

Pihaknya saat ini terus melakukan pemburuan terhadap pelaku.

"Sedang kita lidik dan masih terus kita buru. Nanti akan diinformasikan lebih lanjut," tegasnya.

Sumber: Tribun Banten
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved