Breaking News:

Virus Corona di Banten

Polisi Peringatkan Apotek di Cilegon Tak Timbun dan Naikkan Harga Obat Seenaknya, Jika Tidak

Sigi mengaku pihaknya akan berkordinasi dengan Polda Banten, Bareskrim Polri, dan Dinas Kesehatan untuk mengawasi harga obat dan vitamin di pasaran.

Penulis: Khairul Ma'arif | Editor: Abdul Qodir
TribunJakarta.com/Jaisy Rahman Tohir
Antrean mengular terlihat di Apotek Berkat dan Kawi Jaya Apotek yang berlokasi di Jalan Siliwangi, Pamulang, Tangerang Selatan (Tangsel), pada Senin (5/7/2021). 

Laporan Wartawan TribunBanten.com, Khairul Ma'arif

TRIBUNBANTEN.COM, CILEGON - Kapolres Cilegon AKBP Sigit Haryono memperingatkan apotek dan toko obat di di wilayahnya agar tidak menimbun dan menaikan harga harga obat dan vitamin pendukung pasien Covid-19 di atas Harga Eceran Tertinggi (HET).

Peringatan ini disampaikan menyusul kenaikan harga dan kelangkaan obat dan vitamin untuk pasien Covid-19 bersamaan melonjaknya warga yang terpapar virus Corona.

Sigit meyakinkan pihaknya akan mengambil tindakan tegas jika ditemukan adanya penimbunan maupun kenaikan harga obat di atas HET.

Ia mengungkapkan anggotanya telah melakukan pengecekkan HET dan izin BPOM untuk obat dan vitamin.

Baca juga: Kajati-Polda Banten Selidiki Penyebab Harga Obat-obatan Pasien Covid-19 Naik Sampai 400 Persen

Baca juga: Wahidin Halim Larang Penjual Obat dan Oksigen Tak Mainkan Harga di Tengah Meningkatnya Kasus Covid

"Karena HET ini riskan untuk dimanipulasi padahal sudah disesuaikan oleh pihak terkait," ujarnya saat dihubungi TribunBanten.com, Jumat (9/7/2021).

Sigi mengaku pihaknya akan berkordinasi dengan Polda Banten, Bareskrim Polri, dan Dinas Kesehatan untuk mengawasi harga obat dan vitamin di pasaran.

Sigit menambahkan dirinya tidak akan segan memproses hukum jika ditemukan apotek maupun toko obat yang menimbun maupun menaikkan harga obat dan vitamin secara tidak wajar.

"Jika ada yang seperti itu ya pasti kami tindak karena merugikan masyarakat," tambahnya.

Baca juga: Cerita Penyintas Covid-19: 10 Hari Lawan Virus Corona, Sempat Kesulitan Cari Obat dan Harga Selangit

Baca juga: Cerita Penjual Oksigen di Kota Serang Kewalahan, Layani 24 Jam, Harga Tabung Kecil Tetap Rp 50.000

Sigit menuturkan pihaknya sudah melakukan kerja sama dengan Kejari Cilegon untuk melakukan pencegahan.

"Kita sudah memberikan himbauan melalui pamflet kepada pemilik apotek di Cilegon," ucap Sigit.

Sejauh ini Polres Cilegon belum menerima laporan dari masyarakat tentang adanya kelangkaan obat dan vitamin.

"Belum ada laporan, tetapi sudah saya instruksikan kepada jajaran polsek di bawah Polres Cilegon untuk melakukan pemeriksaan ke setiap apotek yang ada," tandasnya.

Sumber: Tribun Banten
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved