Breaking News:

Virus Corona di Banten

Pemkab Lebak Akui Tingkat Kepatuhan Warga saat PPKM Darurat Masih Rendah

Hal tersebut dibuktikan dengan banyaknya warga yang keluar pada saat malam hari untuk makan dan sekadar berbincang-bincang tanpa menerapkan prokes.

Penulis: Marteen Ronaldo Pakpahan | Editor: Abdul Qodir
Freepik.com/jcomp
Ilustrasi - Pria memakai masker untuk mencegah penularan virus corona. 

Laporan wartawan TribunBanten.com, Marteen Ronaldo Pakpahan

TRIBUNBANTEN.COM, LEBAK - Pemerintah Kabupaten Lebak mengakui tingkat kepatuhan masyarakat Lebak dalam menerapkan protokol kesehatan pencegahan penularan Covid-19 saat Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat masih di bawah rata-rata.

Hal tersebut dibuktikan dengan banyaknya warga yang keluar pada saat malam hari untuk makan dan sekadar berbincang-bincang tanpa menerapkan prokes.

Asisten Daerah I Bidang Pemerintahan Pemkab Lebak, Alkadri menerangkan sebagian warga di wilayahnya masih acuh terhadap kebijakan yang telah dikeluarkan.

Oleh karena itu, pihaknya bertindak tegas kembali dalam menjalankan penertiban kepada masyarakat khususnya yang berada di Rangkasbitung.

Baca juga: Usai Bepergian ke Zona Merah, 145 Warga di Kelurahan Seruni Pandeglang Positif Covid-19

"Apalagi kasus aktif dan meninggal dunia saat ini sudah semakin banyak. Jadi, kita dengan memohon agar masyarakat dapat berpartisipasi lah sesuai dengan perannya masing-masing," ujarnya saat dihubungi, Sabtu (10/7/2021).

Menurutnya, setiap komponen masyarakat harus bisa sadar akan pentingnya protokol kesehatan agar ke depannya tidak ada kasus aktif sehingga Kabupaten Lebak dapat dari zona merah Covid-19.

Selain itu, deteksi awal Covid-19 dalam menghentikan penyebaran virus Corona dapat dimulai di lingkungan keluarga.

"Mulai sejak dini sudah harus bisa mengikuti prokes seperti memakai masker, jaga jarak, tidak keluar-keluaran pada saat malam hari, intinya itu saja dulu untuk bisa menekan angka penyebaran," tegasnya.

Baca juga: Satgas Covid-19 Lebak Siapkan Sanksi Tegas Bagi Warga yang Nekat Keluar Rumah di Atas Jam 20.00 WIB

Sementara itu, Pemerintah Provinsi Banten melalui https://infocorona.bantenprov.go.id/ melaporkan jumlah kasus Covid-19 di Banten hingga Jumat (9/7/2021) pukul l18.00 WIB, yakni 63.496 orang.

Jumlah itu terdiri dari 7.232 orang masih dirawat, 54.639 orang sembuh dan 1.625 orang meninggal.

Khusus untuk wilayah Kabupaten Lebak, terdapat 4.914 kasus Covid-19, dengan rincian 1.012 masih dirawat, 3.802 orang sembuh dan 100 orang lainnya meninggal.

Dari pemantauan Dinas Kesehatan Provinsi Banten, wilayah Kabupaten Lebak masih berada di zona merah dengan tingkat risiko tinggi penyebaran Covid-19.

Sumber: Tribun Banten
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved