Breaking News:

PPKM Darurat

Keluh Kesah Driver Ojol di Lebak Selama PPKM Darurat, Order Sepi dan 'Kucing-Kucingan' dengan Polisi

Para driver ojol bahkan harus kucing-kucingan dengan petugas yang dilapangan untuk dapat mengambil penumpang.

Penulis: Marteen Ronaldo Pakpahan | Editor: Yudhi Maulana A
TribunBanten.com/Marteen Ronaldo Pakpahan
Seorang driver ojek online asal Rangkasbitung, Lebak yang yang merasakan dampak dari penerapan PPKM darurat 

Laporan wartawan TribunBanten.com, Marteen Ronaldo Pakpahan

TRIBUNBANTEN.COM, LEBAK - Beberapa pengemudi ojek online (ojol) yang berada di ruas jalan protokol Kota Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, Banten mengeluh terhadap pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) darurat.

Bukan tanpa alasan, para driver yang selalu berkeliling mengatarkan makanan kepada masyarakat yang berada di Kabupaten Lebak ini tampak kesulitan menghadapi petugas yang berjaga di lokasi penyakatan.

Bahkan dari mereka untuk bisa mendrive true makanan atau mengambil orderan harus kucing-kucingan terlebih dahulu dengan petugas yang berada di lapangan.

Salah satunya seperti Adrian (35) yang merupakan driver ojol yang sering menunggu pesanan di Jalan Mutatuli ini.

Ia yang berasal dari keluarga sederhana menggantungkan nasib dirinya dan keluarga kecilnya dari penghasilan sebagai driver ojol sehari-hari.

Dirinya bahkan harus kucing-kucingan dengan petugas yang dilapangan untuk dapat mengambil penumpang.

Baca juga: Satu Piring Kotor Buat Penjual Gado-gado di Serang Disidang PPKM Darurat

"Iya terpaksa kita harus kucing-kucingan dengan petugas. Kadang kalau jalan utama di tutup kita bawa penumpang dari jalan tikus agar tidak ketahuan oleh petugas," katanya saat ditemui oleh TribunBanten.com, Selasa (13/7/2021).

Selain itu ada juga Mularman (27) salah satu pengemudi ojek online yang biasa nongkrong di Labaik, Kecamatan Rangkasbitung ini mengatakan selalu mendapatkan kesulitan dalam mengantar makanan kepada para pelanggannya terutama pada malam hari.

Hal tersebut lantaran penutupan jalan di setiap titik yang ada di pusat kota sehingga menyulitkan dirinya untuk men-drive thru makanan tersebut.

Halaman
12
Sumber: Tribun Banten
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved