Breaking News:

PPKM Darurat

Ini Hasil Evaluasi PPKM Darurat, Masyarakat Diminta Turut Serta untuk Menekan Penularan Covid-19

Berbagai evaluasi dan peningkatan upaya penanganan terus dilakukan agar penurunan kasus bisa terlihat sesegera mungkin

Editor: Agung Yulianto Wibowo
istimewa
Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Prof Wiku Adisasmito 

TRIBUNBANTEN.COM - Pemerintah berharap pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) Darurat berdampak besar untuk menurunkan kasus Covid-19.

Jubir Satgas Penanganan Covid-19 Prof Wiku Adisasmito mengatakan pemerintah belajar dari pengalaman penanganan pada lonjakan kasus pertama untuk menekan lonjakan pada kasus kedua.

"Berbagai evaluasi dan peningkatan upaya penanganan terus dilakukan agar penurunan kasus bisa terlihat sesegera mungkin," ujarnya dalam kanal YouTube Sekretariat Presiden, Kamis (15/7/2021).

Baca juga: BREAKING NEWS: PPKM Darurat Diperpanjang, Sampai Kapan? Ini Kata Menko PMK Muhadjir Effendy

Mengutip covid19.go.id, Jumat (16/7/2021), menurut dia, kondisi sarana dan prasaranan penanganan Covid-19 sudah lebih baik dibandingkan lonjakan pertama.

Untuk itu, dalam menurunkan jumlah kasus, harusnya bisa terjadi.

Kondisi saat ini, lonjakan kasus sudah terjadi pada minggu ke-9 dan intervensi kebijakan pengetatan dimulai lebih awal, yakni pada minggu ke-8 seperti PPKM Darurat.

Baca juga: Update Covid-19 Banten: Total 63.496 Orang Terpapar, Hanya Pandeglang Zona Kuning

Wiku mengklaim hasil evaluasi PPKM Darurat selama satu minggu sudah terlihat dampaknya.

Yaitu penurunan mobilitas ke tempat kerja, tempat umum, tempat wisata dan stasiun.

Namun, penurunan mobilitas ini belum cukup menurunkan angka kasus yang saat ini telah melebih angka di atas 50 ribu kasus per hari.  

Berkaca dari pengalaman pertama, penurunan paling cepat diprediksi baru dapat terlihat dalam 3 minggu ke depan.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved