Breaking News:

Virus Corona di Banten

Kisah Satu Keluarga di Serang Terpapar Covid-19, Hidup Makin Terjepit Setelah Ayah Meninggal

Ia dan keluarganya pun mendapat pengucilan dari beberapa warga sekitar setelah penghuni rumahnya diketahui terpapar Covid-19.

Penulis: mildaniati | Editor: Abdul Qodir
Tribunbanten.com/Mildaniati
Elang (20) dari balik pagar rumahnya dengan hati-hati menerima satu bungkus makanan dari relawan Dapur Relawan Covid-19 di komplek Graha Walantaka, Kelurahan Pengampelan, Kota Serang, Jumat (16/7/2021). 

Laporan Wartawan TribunBanten.com, Mildaniati

TRIBUNBANTEN, KOTA SERANG - Elang (20) dari balik pagar rumahnya dengan hati-hati menerima satu bungkus makanan dari relawan Dapur Relawan Covid-19 di komplek Graha Walantaka, Kelurahan Pengampelan, Kecamatan Walantaka, Kota Serang, Jumat (16/7/2021).

Elang dan seluruh anggota keluarganya, mulai ibu, ayah, dan kakanya, terpapar Covid-19.

Mereka menjalani isolasi mandiri dan tidak bisa beraktivitas keluar rumah.

Satu bendera kuning simbol meninggalnya anggota keluarga terpasang di pagar.

Elang menceritakan, ayahnya baru tiga hari lalu meninggal dunia akibat Covid-19.

Sang ayah memiliki riwayat penyakit darah tinggi sehingga kesehatannya terus menurun hingga akhirnya meninggal setelah terpapar Covid-19.

Takdir berkata lain. Ayahnya terpapar Covid-19 meski telah menerapkan protokol kesehatan penularan Covid-19.

Baca juga: Cerita dari Garda Depan Pandemi Covid-19: Dokter Ini Takut & Nangis Setiap Berangkat ke Rumah Sakit

Elang mengaku merasakan demam dan sesak nafas setelah terpapar Covid-19. Sakit itu begitu terasa saat ia bersama kakak dan ibunya menjalani isolasi mandiri dua pekan terakhir.

 "Demam biasa dan pas beberapa hari agak sesak nafas tapi bersyukur tidak parah," katanya.

Halaman
123
Sumber: Tribun Banten
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved