Breaking News:

Jumlah Warga Miskin di Lebak Tambah 12,9 Ribu Orang, Dinsos Lebak: Kami Berusaha Menurunkan

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Lebak, Eka Darmana Putra mengatakan meningkatnya warga miskin tidak hanya terjadi di Lebak, tapi di banyak daerah.

Penulis: Marteen Ronaldo Pakpahan | Editor: Abdul Qodir
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
ilustrasi Kemiskinan 

Laporan wartawan TribunBanten.com, Marteen Ronaldo Pakpahan

TRIBUNBANTEN.COM, LEBAK - Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Lebak mencatat jumlah penduduk miskin di Lebak bertambah 12,9 ribu orang dari 107,93 ribu orang pada tahun 2019 menjadi 120,83 ribu pada tahun 2020, bersamaan setahun pandemi Covid-19.

Di antaranya bertambahnya angka pengangguran akibat Pemutusan Hubungan Kerja (PHK).

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Lebak, Eka Darmana Putra mengatakan meningkatnya warga miskin tidak hanya terjadi di Lebak, tapi di banyak daerah.

Dan ia mengklaim Dinsos Kabupaten Lebak telah berusaha menurunkan angka kemiskinan tersebut dengan berbagai program bantuan.

memberikan bantuan kepada warga yang terdampak Covid-19 di wialayahnya.

"Bukan di Lebak saja kemiskinan meningkat, tetapi menyeluruh secara nasional, ya kita berupaya untuk dapat menurunkannya dengan berbagai program dan kegiatan," katanya saat dihubungi, Sabtu (17/7/2021).

Baca juga: Penduduk Miskin di Lebak Tambah 12,9 Ribu Orang Selama Setahun Pandemi

Baca juga: Akibat Pandemi Covid-19, BPS Catat Penduduk Miskin di Banten Tembus 867,640 Orang Per Maret 2021

Dan mengenai jumlah penerima bantuan, dia meminta awak media massa mempertanyakan ke bagian data di Dinsos Kabupaten Lebak.

"Datanya tanyakan ke kantor, tetapi itu pun kalau ada orang, karena kami sedang WFH (work from home) lantaran Covid-19," sambungnya.

Sebelumnhya BPS Kabupaten Lebak melansir angka kemiskinan Kabupaten Lebak dari hasil Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) bulan Maret 2020 mencapai 9,24 persen atau naik 0,94 poin dibandingkan dengan tahun 2019 yang sebesar 8,30 persen.

Hal ini sejalan dengan bertambahnya jumlah penduduk miskin sebanyak 12,9 ribu orang dari 107,93 ribu orang pada tahun 2019 menjadi 120,83 ribu pada tahun 2020.

Baca juga: Satgas Covid-19 Lebak Segera Salurkan 200 Paket Obat dan Vitamin Gratis bagi Pasien yang Isoman

Beberapa faktor di tenggarai menjadi penyebab terjadinya peningkatan kasus kemiskinan di Lebak, salah satunya yakni pengangguran terbuka dan kurangnya daya beli masyarakat selama pandemi Covid-19.

Sebelumnya, Kepala BPS Kabupaten Lebak, Husin Maulana menerangkan angka kemiskinan di Lebak meningkat akibat pandemi Covid-19.

Padahal, angka kemiskinan di Kabupaten Lebak sempat mengalami penurunan setiap tahunnya sebesar 0,94 persen sebelum pandemi Covid-19 yang terjadi mulai Maret 2020 lalu.

Sumber: Tribun Banten
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved