Breaking News:

Virus Corona di Banten

Penduduk Miskin di Lebak Tambah 12,9 Ribu Orang Selama Setahun Pandemi

Kepala BPS Kabupaten Lebak, Husin Maulana menerangkan angka kemiskinan di Lebak meningkat akibat pandemi Covid-19.

TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
ilustrasi Kemiskinan 

Laporan wartawan TribunBanten.com, Marteen Ronaldo Pakpahan

TRIBUNBANTEN.COM, LEBAK - Angka kemiskinan Kabupaten Lebak dari hasil Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) bulan Maret 2020 mencapai 9,24 persen atau naik 0,94 poin dibandingkan dengan tahun 2019 yang sebesar 8,30 persen.

Hal ini sejalan dengan bertambahnya jumlah penduduk miskin sebanyak 12,9 ribu orang dari 107,93 ribu orang pada tahun 2019 menjadi 120,83 ribu pada tahun 2020.

Kepala BPS Kabupaten Lebak, Husin Maulana menerangkan angka kemiskinan di Lebak meningkat akibat pandemi Covid-19.

Padahal, angka kemiskinan di Kabupaten Lebak sempat mengalami penurunan setiap tahunnya sebesar 0,94 persen sebelum pandemi Covid-19 yang terjadi mulai Maret 2020 lalu.

Baca juga: Kenaikan Angka Kemiskinan di Pandeglang Rendah di Masa Pandemi Covid Tahun 2020

"Adanya pandemi Covid-19 menjadi faktor utama. Bukan cuma di Lebak, tapi semua kabupaten/kota di Indonesia persentase penduduk miskinnya naik lagi," ujarnya saat dihubungi Jumat (16/7/2021).

Tak hanya itu, Garis Kemiskinan Kabupaten Lebak juga meningkat dari Rp 298.201 rupiah/kapita/bulan pada tahun 2019 menjadi tercatat sebesar Rp 334.5096 rupiah/kapita/bulan pada tahun 2020.

Ia juga menerangkan faktor utama terjadinya peningkatan angka kemiskinan di Kabupaten Lebak lantaran tingginya angka PHK (Pemutusan Hubungan Kerja) pada setahun pertama pandemi Covid-19.

Baca juga: Dampak Covid-19: Jumlah Pengangguran di Indonesia Tembus 8,75 Juta

Baca juga: Data BPS: Angka Pengangguran di Banten Tertinggi Kedua di Indonesia per Februari 2021

BPS Kabupaten Lebak juga mencatat angka pengangguran di wilayah ini meningkat menjadi 6.500 orang dalam setahun pertama pandemi Covid-19.

Hal tersebut ditenggarai disebabkan PHK selama pandemi Covid-19.

Husin meminta pemerintah daerah dapat mencari solusi bagi warga terdampak pandemi ini.

"Efek dari pandemi ini kan kemana-mana, salah satunya banyak pegawai yang dirumahkan atau PHK," terangnya.

Sumber: Tribun Banten
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved