Camat Serang Minta Warga Tertib Lakukan Isoman: Jangan ke Mana-mana

Camat Serang, Farach mengaku saat ini tidak tahu pasti jumlah keseluruhan warganya yang tengah isoman.

Tayang:
Penulis: mildaniati | Editor: Yudhi Maulana A
TribunBanten.com/Ahmad Tajudin
Camat Serang, Farach Richi menertibkan kerumunan yang terjadi di gerai McD Ciceri, Serang, Rabu (9/6/2021) 

Laporan wartawan TribunBanten.com, Mildaniati

TRIBUNBANTEN,KOTA SERANG - Pihak Kecamatan Serang belum mengetahui jumlah pasti berapa warrga yang sedang menjalani isolasi mandiri (isoman) dalam beberapa hari belakangan ini.

Camat Serang, Farach Richi mengaku saat ini tidak tahu pasti jumlah keseluruhan warganya yang tengah isoman.

"Jumlah yang isoman kan sembuh dan sakitnya beda-beda, jadi datanya ada di Dinas Kesehatan," ucapnya kepada TribunBanten.com, Senin (19/7/2021).

Lanjutnya, ia juga tak mengetahui jumlah pasti berapa warga yang meninggal dunia saat isoman.

Meski begitu, pihaknya melalui Satgas Covid-19 sudah berkoordinasi dengan pihak puskesmas untuk memonitor warga yang sedang isoman.

Baca juga: Mahasiswa dan Warga Demo Tolak Perpanjangan PPKM Darurat di Lebak

Ada pun petugas medis dan Satgas Covid-19 di wilayah masing-masing akan melakukan home visit terhadap warga yang sedang isoman.

"Kita berusaha menyampaikan pada warga lingkungan untuk sama-sama saling membantu memenuhi kebutuhan hidupnya selama isoman sehingga isolasi mandiri berjalan sukses dan yang isoman tidak kemana-mana,"katanya.

Adapun bantuan obat-obatan bagi warga isoman akan didistribusikan oleh pemerintah.

Selain obat, untuk memenuhi kehidupan sehari-hari pun pihaknya bekerjasama antar warga saling bersinergi.

Farach menyebut, dalam menangani pandemi Covid-19 ini, tim Satgas Covid-19 selalu standby mulai di tingkat RT/RW hingga kelurahan.

"Adapun jumlah satgas Covid keseluruhan bisa nyampe 100 orang," ujarnya.

Baca juga: Langgar PPKM, Pemilik Warkop Kaget Ditahan di Lapas Bareng Napi: Tak Ada Uang Bayar Denda Rp 5 Juta

Masing-masing satgas, menurut Farach memiliki tugasnya yaitu di bidang pencegahan, penindakan, penanganan, dan pembinaan, serta bidang dukungan dari tingkat RT-RW.

Saat kemarin pun (18/7), Farach mengaku ada kunjungan Kapolri Listyo Sigit Prabowo memantau PPKM Darurat terkait jalur distribusi obat yang akan didistribusikan oleh Presiden Joko Widodo, dan disampaikan pada pasien Covid-19.

Dia mengaku saat ini masyarakatnya masih kurang menerapkan Protokol Kesehatan.

"Dengan melonjaknya pasien Covid, berarti ada indikator bahwa masyarakat dalam prokesnya kurang entah itu menggunakan masker dan berkerumun, jadi kita berusaha mengingatkan, sosialisasi sehingga masyarakat bisa memahami 5 M itu insya allah penyebaran covid bisa ditekan seoptimal mugkin,"tuturnya.

Bahkan, dia mengaku sejauh ini sudah ada upaya untuk mendisiplinkan masyarakat yang sedang isoman.

Camat Walantaka, Karsono mengaku Satgas di tingkat Kecamatannya hanya ada satu selain tiu di tingkat kelurahan dibuat posko penanganan Covid-19.

Di sisi lain, Tb Yasin selaku Camat Cipocok mengakatan jumlah kelurahan di Kecamatannya ada 8, dan warga yang isoman tersebar di tiga Puskesmas yaitu Cipocok, Banjar Agung dan Banten Girang. 

Sumber: Tribun Banten
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved