Breaking News:

PPKM Darurat

Langgar PPKM, Pemilik Warkop Kaget Ditahan di Lapas Bareng Napi: Tak Ada Uang Bayar Denda Rp 5 Juta

Asep Lutpi Suparman (23), warga Tasikmalaya, dihukum kurungan selama tiga hari di Lapas Tasikmalaya.

Editor: Glery Lazuardi
snopes.com
Ilustrasi ditahan atau dipenjara 

TRIBUNBANTEN.COM - Asep Lutpi Suparman (23), warga Tasikmalaya, dihukum kurungan selama tiga hari di Lapas Tasikmalaya.

Asep Lutpi divonis bersalah setelah terbukti melanggar pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) darurat, pada Selasa (13/7/2021).

Kedai kopi milik Asep di Jalan Riung Asih, Kecamatan Cihideung, terjaring razia petugas.

Hal ini, karena Asep kedapatan melayani pembeli di tempat dan melebihi batas waktu yang ditentukan selama PPKM Darurat, yakni yakni pukul 20.00.

Akhirnya, Asep menjalani sidang secara virtual.

Di persidangan virtual yang digelar Pengadilan Negeri Tasikmalaya, hakim Abdul Gofur memvonis Asep bersalah, dan menjatuhinya hukuman denda Rp 5 juta subsider penjara tiga hari.

Baca juga: Satlantas Polres Cilegon Sebar Paket Bantuan PPKM Darurat Untuk Driver Ojol dan Pedagang

Baca juga: Pantai di Kawasan Anyer Ditutup Selama PPKM Darurat, Petugas Pantai Bingung Nafkahi Keluarga

Asep menerima hukuman itu, namun dia menolak membayar denda karena tak memiliki uang.

"Saya memilih menjalani kurungan penjara tiga hari Pak. Saya sudah yakin itu. Saya tak memiliki uang bayar denda ke negara," kata Asep.

Dia tidak menyangka harus menjalani hukuman di Lapas Tasikmalaya.

"Saya tak menyangka bakal dikurung di sini (Lapas Kelas II B Tasikmalaya, Red). Karena sebelumnya diinformasikan kemungkinan dikurung di Polsek Indihiang," kata dia.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved