Breaking News:

Cerita Wedding Organizer di Tangerang Bertahan saat Pandemi: Ubah Konsep hingga Banting Harga

Heni Anggraeni, warga Cikokol, Kota Tangerang menceritakan upaya agar usaha wedding organizer B Enterprise miliknya tetap bertahan di masa pandemi

Editor: Glery Lazuardi
(Shutterstock)
Ilustrasi menikah 

TRIBUNBANTEN.COM - Heni Anggraeni, warga Cikokol, Kota Tangerang menceritakan upaya agar usaha wedding organizer (WO) B Enterprise miliknya tetap bertahan di masa pandemi Covid-19.

Selama masa pandemi Covid-19, pemerintah pusat membuat sejumlah kebijakan mengurangi potensi penyebaran virus corona.

Terakhir, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menginstruksikan pelaksanaan hajatan atau resepsi pernikahan dilarang selama PPKM Darurat.

Pada aturan sebelumnya, resepsi pernikahan masih diizinkan dengan bebas maksimal 30 peserta 30 orang dengan protokol kesehatan ketat dan tidak menyediakan makan di tempat resepsi.

Sebelum pemberlakuan PPKM Darurat, pihaknya masih melayani pelanggan yang menggunakan jasanya.

Namun, kata dia, para pelanggan tidak membuat acara dalam skala besar yang melibatkan banyak orang.

"Saat pandemi muncul acara-acara besar memang hampir tak ada. Hanya intimate wedding saja, tetapi tak mengurangi unsur dari wedding. Semua tetap berjalan sesuai wedding pada umumnya hanya pax yang berkurang," kata dia, kepada wartawan, pada Senin (19/7/2021).

Baca juga: Via Vallen Pamer Foto Pakai Baju Pengantin, Netizen: Lagi Foto Prewedding Ya?

Baca juga: Jadi Fotografer The Virgin, ini Kisah Febri Bangun Bisnis Fotografi Hingga One Stop Wedding Service

Untuk itu, pihaknya menyiasati dengan cara membuat terobosan agar para pelanggan dapat menggunakan jasa wedding organizer di masa pandemi Covid-19.

Pihaknya berupaya memastikan agar para pelanggan bisa memesan paket sesuai kemampuan keuangan.

"Sejak Covid muncul, kami membuat banyak paket intimate wedding. Selain itu, paket kita super lengkap, all in package pilihan venue tersebar di seluruh Tangerang. Kami start dari Rp 99 juta. Untuk budget di bawah jangan khawatir masih bisa custome," ujarnya.

Halaman
12
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved