Breaking News:

Virus Corona

30 Ribu Pelaku Usaha Makro dan Mikro di Lebak Diusulkan Dapat BLT UMKM Rp 1,2 Juta

Rully mengatakan UMKM yang diusulkan sebagai penerima BLT tersebut juga berdasarkan pendataan para camat di Kabupaten Lebak.

Penulis: Marteen Ronaldo Pakpahan | Editor: Abdul Qodir
hai.grid.id
Ilustrasi Uang-Syarat dan Cara Dapatkan BLT UMKM Rp 2,4 Juta, Bantuan UMKM Diperpanjang hingga Desember 2020. 

Laporan wartawan TribunBanten.com, Marteen Ronaldo Pakpahan

TRIBUNBANTEN.COM, LEBAK - Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Lebak mengusulkan 30.000 UMKM sebagai penerima Bantuan Langsung Tunai (BLT) atau Bantuan Produktif Usaha Mikro (BPUM) tahap pertama.

Usulan BLT tersebut telah diajukan ke Kementerian Koperasi dan UKM.

Kepala Bidang UKM Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Lebak , Rully Yanrilla mengatakan BLT tersebut sebagai bantuan dari pemerintah kepada pelaku usaha makro dan mikro terdampak pandemi Covid-19.

"Kita tahap pertama ini sudah mengusulkan bantuan kepada pemerintah pusat kepada para pelaku usaha binaan kita sebesar Rp 1,2 juta. Nantinya kita juga akan mengusulkan kembali untuk tahap berikutnya," ujarnya saat ditemui di Rangkasbitung, Jumat (23/7/2021).

Baca juga: 20 Ribu Pelaku UMKM di Lebak Terancam Bangkrut Terdampak Pandemi Corona dan PPKM

Rully mengatakan UMKM yang diusulkan sebagai penerima BLT tersebut juga berdasarkan pendataan para camat di Kabupaten Lebak.

Persyaratan pengajuan berupa KTP, Kartu Keluarga dan Surat Tanda Usaha.

Ia menegaskan, nantinya UMKM penerima BLT ditentukan penilaian Kementerian Koperasi dan UKM.

"Tidak sulit seperti bantuan pada umumnya. Bantuan ini bertujuan untuk membangkitkan lagi sektor UMKM yang sempat lesu akibat pandemi dan PPKM beberapa waktu terakhir," tegasnya.

Baca juga: Tak Hanya Pekerja, Korban PHK Juga Dapat BLT, Berikut Cara Mendapatkan dan Besarannya

Ia berharap para pelaku UMKM di Kabupaten Lebak dapat bertahan dalam menghadapi dampak pandemi Covid-19.

Ia menambahkan, Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah Kabupaten Lebak masih terus melakukan pendataan terhadap UMKM terdampak pandemi Covid-19.

"Untuk itu kita sekarang ini terus melakukan pendataan kepada para pelaku usaha binaan kita. Karena memang cukup banyak sekali UKM binaan kita yang dalam hal ini terdampak akibat pandemi," tukasnya.

Sumber: Tribun Banten
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved