Siswa SD Negeri 2 Salaraja Dituding Malak, Dindik Lebak Turun Tangan Tegur Sekolah

Siswa kelas dua SD Negeri 2 Salaraja dituding melakukan pemalakan. Dindik Lebak turun tangan memberi teguran pada kepala sekolah.

Tayang:
Penulis: Misbahudin | Editor: Abdul Rosid
TribunBanten.com/Misbahudin
Siswa kelas dua SD Negeri 2 Salaraja dituding melakukan pemalakan. Dindik Lebak turun tangan memberi teguran pada kepala sekolah. 

Laporan wartawan TribunBanten.com, Misbahudin

TRIBUNBANTEN.COM, LEBAK - Dinas Pendidikan (Dindik) Kabupaten Lebak menanggapi adanya pihak sekolah yang menuding siswanya melakukan pemalakan terhadap siswa lain.

Seorang siswa kelas dua SD Negeri 2 Salaraja, Warunggunung, Kabupaten Lebak, Banten, dituding melakukan pemalakan oleh pihak sekolah.

Kejadian tersebut berlangsung pada Jumat, 12 September 2025. Akibatnya, anak yang masih duduk di bangku kelas dua itu mengalami trauma dan enggan bersekolah usai diminta untuk mengaku.

Baca juga: Nasib 3 Siswi MTs di Donggala Dikeluarkan dari Sekolah Buntut Viral Video Bullying Terhadap Temannya

Sekretaris Dindik Lebak, Maman Suryaman, mengatakan sudah menegur pihak sekolah atas tudingan tersebut.

"Kemarin langsung kita tegur sekolahnya," ujarnya melalui sambungan telepon, Selasa (16/9/2025).

Maman menegaskan, jika teguran lisan tidak diindahkan dan tidak ada perubahan, Dindik Lebak tidak akan segan memberikan teguran secara tertulis.

"Tidak ada perbaikan, tidak ada ikhtiar lebih baik, ya tegurannya ditingkatkan, tidak lagi lisan, tapi tertulis," tegasnya.

"Saya sudah komunikasikan, jangan sampai itu terulang. Artinya harus dihindari perilaku seperti itu, baik kepala sekolah maupun guru," sambungnya.

Maman juga mengklaim bahwa masalah tersebut sudah diselesaikan dengan pihak keluarga.

Terlebih jika masalah itu terus berlarut, dikhawatirkan akan mengganggu proses kegiatan belajar mengajar (KBM).

"Kan itu sudah diselesaikan. Tambah lagi sudah ada klarifikasi, dan sudah dikomunikasikan dengan pihak orang tuanya juga," katanya.

 Kronologi Kejadian

Sebelumnya, polemik muncul di SD Negeri 2 Salaraja, Warunggunung, Kabupaten Lebak, Banten. Seorang siswa kelas dua dituding melakukan pemalakan terhadap temannya dan bahkan diduga dipaksa mengaku oleh pihak sekolah.

Ibu dari siswa tersebut, Nurlita Rahmawati, menuturkan bahwa insiden terjadi pada Jumat (12/9/2025). Akibat tudingan itu, kondisi kesehatan anaknya memburuk hingga tidak mengikuti ujian tengah semester (UTS).

Sumber: Tribun Banten
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved