Breaking News:

Virus Corona di Banten

20 Ribu Pelaku UMKM di Lebak Terancam Bangkrut Terdampak Pandemi Corona dan PPKM

Pihak Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Lebak mencatat 20 ribu pelaku usaha mikro dan makro di terdampak pandemi Covid-19 dan PPKM

Penulis: Marteen Ronaldo Pakpahan | Editor: Glery Lazuardi
TribunBanten.com/Desi Purnamasari
Produk-produk UMKM Lebak yang dipajang di KUMKM Galeri. 

Laporan wartawan TribunBanten, Marteen Ronaldo Pakpahan

TRIBUNBANTEN.COM - Pihak Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Lebak mencatat 20.000 pelaku usaha mikro dan makro di Kabupaten Lebak terdampak akibat pandemi Covid-19 dan kebijakan PPKM.

Para pelaku usaha itu tersebar di seluruh wilayah di Kabupaten Lebak.

Pelaku usaha terdampak pandemi Covid-19 mulai dari sektor perdagangan masyarakat, cafe, restoran dan pengelola tempat wisata.

"Sangat banyak sekali. Berdasarkan informasi dari teman-teman yang berada di bawah itu penjualan mereka menurun drastis semenjak Pandemi dan PPKM," kata Sekretaris Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Lebak, Omas Irawan, saat ditemui di Rangkasbitung, Jumat (23/7/2021).

Baca juga: Pemkab Lebak akan Perbanyak Tracing Covid-19, Target 2.810 Orang Satu Hari

Baca juga: 1.242 Warga Lebak Jalani Isolasi Mandiri, 200 Paket Obat Gratis dan Vitamin Mulai Dibagikan

Dia mengungkapkan sebagian dari para pelaku usaha itu sudah gulung tikar karena pendapatan tidak sesuai ongkos produksi.

Sementara itu, Kepala Bidang UMKM Kabupaten Lebak, Pemberdayaan UKM Rully Yanrilla mengatakan pihaknya akan mendata para pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) yang terdampak pandemi Covid-19 dan PPKM.

Menurut dia, upaya itu sebagai langkah antisipasi kemungkinan para pelaku UMKM di Lebak yang sudah di bina selama ini mengalami kemunduran.

Baca juga: Bantuan Rp 5 Juta untuk Ahli Waris Pasien Covid-19 di Lebak Telat Dicairkan, Apa Alasannya?

Baca juga: NIK Invalid, 18.138 Calon Penerima Bansos di Lebak Terancam Tak Dapat Bantuan

"Yang paling terdampak itu seperti yang berjualan di malam hari, seperti tukang skuteng, cafe atau tempat nongkrong, tempat makanan itu paling terdampak," ujarnya.

Untuk itu, dia meminta masyarakat terutama para pelaku usaha bersabar menghadapi situasi pandemi seperti ini..

Sumber: Tribun Banten
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved