Saran LPA Banten untuk Mendeteksi Sejak Dini dan Menghindarkan Anak dari Terjadinya Kekerasan
Jika dibiarkan, dikhawatirkan anak-anak menganggap apa yang dilakukannya merupakan hal yang wajar.
Penulis: Ahmad Tajudin | Editor: Agung Yulianto Wibowo
Laporan Wartawan TribunBanten.com Ahmad Tajudin
TRIBUNBANTEN.COM, KOTA SERANG - Ada banyak cara untuk menghindari terjadinya kekerasan pada anak.
Ketua Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Provinsi Banten, Hendry Gunawan, menyarankan agar orang tua memberikan pemahaman terhadap anak sejak dini.
"Satu di antaranya dengan cara memberikan pendidikan seks terhadap anak," ujarnya, Jumat (23/7/2021).
Baca juga: Mengenal Lembaga Perlindungan Anak Banten yang Memiliki Tiga Fungsi Utama, Apa Saja?
Pendidikan seks sangat penting, seperti memberitahu kepada anak bagian mana yang tidak boleh disentuh.
Selain itu, orang tua juga harus memberikan pengetahuan kepada anak ketika bertemu dengan orang yang tidak dikenal.
Apa yang harus mereka lakukan? Tentu, kata Hendry, mereka harus berani.
"Kalau dari Komisi Perlindungan Anak, mereka didorong untuk menjadi pelapor," ujarnya.
Jika ada temannya yang dikenal, kemudian diajak dengan orang yang tidak dikenal, anak harus berani melaporkan hal itu.
Baca juga: 543.000 Anak Berusia 12-17 Tahun Sudah Suntik Vaksin Covid-19, Target 11,9 Juta Orang
Kemudian berani menceritakannya kepada orang yang lebih dewasa yang dikenal atau keluarganya.
"Ini juga satu di antara cara mendeteksi sejak dini. Lingkungannya seperti apa, pertemanannya seperti apa, jangan sampai merugikan anak," ucap Hendry.
Menurut dia, media sosial dan penggunaan smartphone adalah pemicu terjadinya kekerasan seksual.
Orang tua harus mengawasi dan memberikan perhatian ketika anak memegang smartphone.
Apalagi saat anak-anak berkumpul sembari memegang gawai.
Jika dibiarkan, dikhawatirkan anak-anak menganggap apa yang dilakukannya merupakan hal yang wajar.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banten/foto/bank/originals/ketua-lembaga-perlindungan-anak-lpa-provinsi-banten-hendry-gunawan.jpg)