Virus Corona di Banten

Kadinkes Kota Serang: Pasien Covid-19 Gejala Ringan, Isoman di Rumah Saja

Pemerintah Kota Serang meminta pasien terinfeksi Covid-19 yang sedang isolasi mandiri (isoman) dirawat di rumah masing-masing.

Penulis: mildaniati | Editor: Glery Lazuardi
TribunJakarta/Satrio Sarwo Trengginas
Rumah yang dijadikan tempat isolasi mandiri di lingkungan RW 011 Kelurahan Cilandak Barat, Kecamatan Cilandak, Jakarta Selatan, Rabu (7/7/2021). 

Laporan wartawan TribunBanten.com, Mildaniati

TRIBUNBANTEN,KOTA SERANG - Pemerintah Kota Serang meminta pasien terinfeksi Covid-19 yang sedang isolasi mandiri (isoman) dirawat di rumah masing-masing.

"Yang kena tanpa gejala isolasi mandiri saja," ujar Kepala Dinas Kesehatan Kota Serang H Ikbal, pada TribunBanten.com saat ditemui di Kominfo, Minggu (1/8/2021).

Baca juga: Wali Kota Syafrudin: Alhamdulillah Penyebaran Covid-19 di Kota Serang Turun Level 3

Baca juga: Pemkab Serang Raih Penghargaan Kabupaten Layak Anak Kedua Kalinya, Wabup: Anak-anak Harus Dilindungi

Pemerintah Kota Serang dan Kabupaten Serang sudah sepakat rumah susun warga (Rusunawa) di Margaluyu dimanfaatkan sebagai tempat perawatan pasien Covid-19.

Namun, hingga saat ini belum ada tindak lanjut dari kebijakan penempatan pasien Covid-19 di Rusunawa Margaluyu

"Belum tau batal atau tidak," ujarnya.

Hanya saja, kata dia, kebanyakan masyarakat Kota Serang enggan dirawat di rumah isoman atau Rusunawa Margaluyu.

"Pengalaman tahun kemarin rata-rata enggan di sana," kata dia.

Sehingga jalan tengah yaitu menjalani perawatan di rumah masing-masing.

"Jadi mereka yang isoman jalan tengah dilaksanakan di rumah saat ini," tuturnya.

Baca juga: Satgas Covid-19 Bagikan Masker ke Pasar-pasar di Kabupaten Serang, Upaya Tekan Angka Penularan

Baca juga: Kisah Penjual Bendera di Kota Serang Jelang Agustusan, Lima Hari Jualan Laku Tiga Buah 

Selama penerapan PPKM Level 4 di wilayah itu, kata dia, jumlah pasien Covid-19 yang dirawat di
rumah sakit rujukan mengalami penurunan.

Di mana, Bed Occupancy Rate (BOR) turun menjadi 60%.

"Awal-awal penuh sekarang sudah longgar dan ada penurunan. BOR yang ada sekarang cuma 60%. Kecenderungan menurun," ujarnya.

Sumber: Tribun Banten
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved