Rintihan Tangis Wanita Muda Sebelum Dibunuh Sopir dan Kernet Truk, Jasad Dikubur Pasir di Cikande
HH (34), pelaku pembunuhan wanita di Kabupaten Serang membuat pengakuan dihadapan aparat kepolisian.
Penulis: desi purnamasari | Editor: Glery Lazuardi
TRIBUNBANTEN.COM - HH (34), pelaku pembunuhan wanita di Kabupaten Serang membuat pengakuan dihadapan aparat kepolisian.
Dia menceritakan detik-detik menghabisi nyawa perempuan tanpa identitas itu.
Dia melakukan aksi keji itu bersama dengan rekannya MH (29), kernet truk.
Dia mendengar rintihan tangis korban yang sempat berontak dan memohon kepada pelaku agar tidak dirudapaksa.
Namun, kata dia, MH tidak dapat menahan nafsu sehingga melampiaskan nafsu birahi kepada korban.
"Nyosor terus dia (kernet,-red). Padahal, dia sudah bilang jangan bang, jangan, jangan," kata HH, kepada awak media di Mapolres Serang, pada Rabu (4/8/2021).
Baca juga: Ayah Tiri Tega Rudapaksa Anaknya Lima Kali, Beri Ancaman Akan Bunuh Ibunya Jika Menolak
Baca juga: Dendam dengan Orangtua, Warga Cipeucang Bunuh Korban Secara Sadis, Jasad Ditinggal di Tengah Sawah
Dia sempat menarik korban yang berada di bekapan MH.
"Pas saya tarik, itu langsung dibekap mulut dan hidungnya," katanya.
Sayang, akibat bekapan itu membuat korban kesulitan bernapas hingga akhirnya meninggal dunia.
Panik mengetahui korban sudah tidak bernyawa, mereka berinisiatif memindahkan korban ke boks mobil belakang yang biasa digunakan untuk menyimpan pasir.
Untuk diketahui, wanita korban pembunuhan ditemukan di gulungan karpet dan tertimbun pasir di Kampung Maja Nagih, Desa Julang, Kecamatan Cikande, Kabupaten Serang.
Kapolres Serang AKP Maryono mengatakan kedua pelaku memindahkan mayat tersebut.
"Jadi yang memindahkan mayat tersebut sopirnya digotong keboks dan diatas boks ada kernetnya yang siap menyambutnya untuk memindahkan korban," kata dia, di Mapolres Serang.
Baca juga: Kronologi Pembunuhan Perempuan yang Ditemukan Terbungkus Karpet di Cikande Kabupaten Serang
Baca juga: Terungkap! Mayat Wanita yang Dikubur Pasir di Cikande Dibunuh Sopir dan Kernet Truk Karena Nafsu
Menurut dia, pelaku menggunakan tikar untuk membungkus korban. Tikar itu didapatkan dari tong sampah yang berada dipinggir jalan depan Rumah Sakit Sari Asih.
Lalu, para pelaku tetap melanjutkan perjalanan menuju daerah Cilegon untuk mengambil pasir orderannya untuk dibawa ke PT. Indomas, Kecamatan Cikande, Kabupaten Serang.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banten/foto/bank/originals/tersangka-pembunuhan-wanita-yang-dikubur-di-pasir-di-cikande-ditangkap.jpg)