Pertumbuhan Ekonomi Banten Berada di Zona Positif pada Kuartal II-2021, 2 Lapangan Usaha Kontraksi
Adapun pertumbuhan ekonomi Kuartal II-2021 di Banten terjadi pada hampir semua lapangan usaha.
Penulis: Amanda Putri Kirana | Editor: Agung Yulianto Wibowo
Pada triwulan ini, hampir semua lapangan usaha mengalami pertumbuhan.
Baca juga: BPS Catat Laju Inflasi di Banten Relatif Stabil pada Maret 2021
PDRB menurut lapangan usaha, ekonomi Banten Triwulan II-2021 dibanding triwulan II-2020 tumbuh 8,95 persen.
Pertumbuhan ini sebagai dampak dari meredanya pandemi Covid-19 pada awal 2021 di Indonesia, termasuk di Provinsi Banten.
Lapangan usaha yang mengalami pertumbuhan signifikan adalah transportasi dan pergudangan sebesar 41,34 persen.
Diikuti pengadaan listrik dan gas sebesar 19,93 persen serta jasa kesehatan dan kegiatan sosial sebesar 16,10 persen.
Industri pengolahan yang memiliki peranan paling dominan mengalami pertumbuhan sebesar 10,15 persen.
Baca juga: Data BPS: Angka Pengangguran di Banten Tertinggi Kedua di Indonesia per Februari 2021
Di sisi lain, satu-satunya lapangan usaha yang mengalami kontraksi pertumbuhan adalah pertambangan dan penggalian, yaitu 5,37 persen.
Dari sisi pengeluaran, pertumbuhan tertinggi dicapai komponen net ekspor sebesar 92,41 persen.
Diikuti komponen pembentukan modal tetap bruto (PMTB) 6,24 persen dan komponen pengeluaran konsumsi rumah tangga (PK-RT) 5,88 persen.
Pertumbuhan Ekonomi Semester I-2021 dari Semester I-2020 (c-to-c)
Dalam bidang lapangan usaha, Ekonomi Banten semester I-2021 dibanding semester I-2020 (c-to-c) tumbuh 4,05 persen.
Lapangan usaha yang mengalami pertumbuhan adalah jasa kesehatan dan kegiatan sosial sebesar 14,16 persen.
Kemudian pengadaan listrik, gas, serta konstruksi, masing-masing sebesar 9,92 persen.
Sebaliknya, beberapa lapangan usaha mengalami kontraksi pertumbuhan, yaitu pertambangan dan penggalian sebesar 12,23 persen.
Baca juga: BPS: Tingkat Okupansi Hotel di Banten di Awal Tahun 2021 Masih Alami Penurunan Karena PSBB
Diikuti jasa perusahaan sebesar 5,28 persen dan administrasi pemerintahan, pertahanan, dan jaminan sosial wajib sebesar 1,17 persen.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banten/foto/bank/originals/bps-provinsi-banten-merilis-pertumbuhan-ekonomi-banten-triwulan-ii-2021.jpg)