Virus Corona di Banten

700 Pasien Kanker di Tangerang Terima Vaksin Covid-19 untuk Pertama Kalinya

Pelaksanaan vaksinasi Covid-19 untuk penyintas kanker digelar untuk pertama kalinya di wilayah Kabupaten Tangerang, Minggu (8/8/2021).

Penulis: Yudhi Maulana A | Editor: Yudhi Maulana A
TribunBanten.com/Marteen Ronaldo
ILUSTRASI - Warga mengikuti vaksinasi Covid-19 di Pendopo Bupati Lebak, Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, Rabu (21/7/2021). 

TRIBUNBANTEN.COM - Pelaksanaan vaksinasi Covid-19 untuk penyintas kanker digelar untuk pertama kalinya di wilayah Kabupaten Tangerang, Minggu (8/8/2021).

Vaksinasi massal tersebut dilaksanakan di The Spring Club Summarecon, Pagedangan, Kabupaten Tangerang.

Dari total 1.300 peserta vaksinasi, 700 di antaranya merupakan pasien kanker.

Acara yang diadakan oleh pihak TNI tepatnya Kodam Jaya dan Kodim 0510 Tigaraksa, bekerja sama dengan Summarecon, Pemkab Tangerang dan Perhimpunan Dokter Bedah Onkologi Indonesia (Peraboi) itu dimulai pukul 08.00 sampai 16.00 WIB.

Pangdam Jaya, Mayjen TNI Mulyo Aji, mengatakan sebelumnya, vaksinasi Covid-19 bagi pasien kanker sudah pernah diadakan di Rumah Sakit Kanker Dharmais, Jakarta Barat, namun sangat sedikit pesertanya dan tidak dalam kapasitas massal.

Baca juga: Ingin Vaksinasi Covid-19 tapi Tak Punya NIK? Berikut Cara Daftar dan Syarat Mendapat Vaksin

"Bagi saya adalah sesuatu yang luar biasa karena pagi ini di Tangerang ini, ada 700 orang itu adalah pasien kanker yang berani datang ke sini."

"Mengapa saya sampaikan berani, karena beliau-beliau yang notabene punya penyakit kanker, itu mereka yakin dengan kondisi di sini," kata Mulyo Aji usai memantau langsung jalannya vaksinasi.

Mulyo Aji mengatakan, karena vaksinasi pasien kanker ini yang pertama, pesertanya datang dari luar wilayah, bukan hanya dari Tangerang.

"Kalau tadi dilihat yang pakai kartu merah itu mereka yang kena kanker yang terpisah, mereka adalah rentan terhadap Covid-19, maka jumlah yang sampai 700 pendaftar ini luar biasa, sampai dari Bogor saja datangnya kesini hanya untuk vaksin," ujarnya.

Vaksinasi Covid-19 memang hal yang baru bagi pasien kanker.

Namun, belakangan, sejumlah negara yang sudah menerapkan vaksinasi Covid-19 bagi pasien kanker, menunjukkan angka pertumbuhan imunitas, dengan kondisi tertentu.

Pada vaksinasi kali ini, pasien kanker diskrining langsung oleh dokter bedah onkologi, sehingga kepastian rekomendasi untuk mengikuti vaksin atau tidak sudah berdasarkan analisa yang akurat.

Ketua Peraboi, Walta Gautama, mengatakan, antusiasme pasien kanker kali ini sangat besar jika dibandingkan upaya vaksinasi sebelumnya.

Baca juga: Apakah Telat Vaksinasi Covid-19 Dosis Kedua Berpengaruh pada Efektivitas Vaksin? Ini Penjelasannya

"Kita sudah sering merekomendasikan sebenarnya pasien kanker untuk divaksin tapi kembali lagi ada dua hal, pasiennya takut, lalu tenaga medis yang akan memvaksin juga ragu."

"Alhamdulillah dengan bantuan banyak pihak bisa berjalan dan mengejutkan kami ternyata peserta untuk pasien kanker sampai 700," kata Walta.

Walta bahkan berencana akan mengadakan vaksinasi serupa di Jakarta.

"Tadi saya sudah bicara dengan Pak Pangdam, barangkali kita bisa kerjakan di DKI Jakarta, karena sebenarnya banyak pasien dari Jakarta yang datang kemari, ada pasien dari Kelapa Gading sampai kemari. Jadi kalau kita bikin di Jakarta jangan-jangan banyak," ujarnya.

Sumber: Tribun Banten
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved