PPKM di Banten

PPKM Diperpanjang, Wahidin Halim: Percepatan Vaksinasi dan Efektivitas Pembatasan Perlu Ditingkatkan

Pemerintah pusat menerapkan perpanjangan PPKM Level 2, 3 dan 4 mulai dari 10 hingga 16 Agustus 2021.

Editor: Glery Lazuardi
Dok Biro Administrasi Pimpinan Setda Provinsi Banten
Gubernur Banten, Wahidin Halim saat meninjau perkembangan pembangunan Stadion Sepak Bola di Kawasan Sport Center Provinsi Banten (Kamis, 8/7/2021). 

TRIBUNBANTEN.COM - Pemerintah pusat menerapkan perpanjangan PPKM Level 2, 3 dan 4 mulai dari 10 hingga 16 Agustus 2021.

Gubernur Banten Wahidin Halim mengatakan diperlukan percepatan vaksinasi Covid-19 serta peningkatan efektivitas PPKM untuk menekan penyebaran dan penularan Covid-19.

Menurut dia, vaksinasi Covid-19 mampu mengurangi gejala dan persoalan pandemi Covid-19.

“Langkah-langkah vaksinasi harus segera. Jatah vaksin dari Pusat (Pemerintah Pusat, red) ke kita masih sangat terbatas. Baru 1,6 juta dari penduduk Provinsi Banten yang mencapai 12 jutaan jiwa dengan target 9 jutaan jiwa,” ungkap Gubernur WH, dalam keterangan yang diterima wartawan, pada Selasa, (10/8/2021).

Baca juga: Prakiraan Cuaca Banten, Rabu 11 Agustus 2021

Baca juga: Demokrat Kabupaten Serang Bergejolak, Pengurus DPAC Ramai-ramai Geruduk Kantor DPD Banten

Dia mengungkapkan, terlampau lama masyarakat menunggu. Ada aktivitas ekonomi yang terhenti, masyarakat sudah mengalami kesulitan ekonomi . Langkah penyekatan terbatas pada daerah tertentu.

Masih menurut Gubernur WH, saat ini pelayanan yang paling efektif adalah melalui vaksinasi.

Berdasarkan data, vaksinasi mampu mengurangi gejala sehingga mampu mengurangi persoalan Covid-19.

Dikatakan, saat ini di Provinsi Banten dan daerah lainnya mengalami penurunan, BOR perawatan Covid-19 turun, oksigen terpenuhi serta kesadaran untuk vaksinasi Covid-19 dan isolasi sudah terbangun.

Masyarakat dihimbau untuk tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan.

“Hal yang harus segera kita lakukan hari ini dan besok adalah vaksinasi. Yang kedua adalah dalam hal membantu distribusi obat-obatan terstandar bagi warga yang sedang melakukan isolasi,” ungkapnya.

“Begitu juga yang mengalimi musibah ini perlu kita bantu. Pemprov Banten juga menyalurkan bantuan beras untuk orang-orang yang terkategori tidak mampu,” tambahnya.

Baca juga: Sudah Ada 4 UDD PMI di Banten, Kini Warga Serang Penyintas Covid Dapat Langsung Donor Konvalesen

Baca juga: PPKM Diperpanjang, Pedagang Berdemo Minta Wisata Religi Masjid Agung Banten Lama Kembali Dibuka

Terkait kualitas beras bantuan, Gubernur WH mengirimkan surat ke Presiden Joko Widodo agar menjadi perhatian PT Bulog Tbk. untuk mengedepankan sisi kemanusiaan.

“Untuk efektivitas testing, tracing, dan percapatan vaksinasi, akan kita bentuk 26 ribu orang sebagai relawan. Para relawan yang bertugas untuk melakukan testing, tracing, input data, vaksinator, hingga menjadi relawan sosialiasi ke masyarakat,” ungkapnya.

“Vaksinasi, obat-obatan, dan bantuan sosial menjadi hal penting untuk penanganan pandemi Covid-19. Tentunya protokol kesehatan harus tersosialisasi dan terinternalisasi,” pungkas Gubernur WH.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved