Breaking News:

Kisah Sumur Tua di Desa Panamping Serang: Air Tak Pernah Kering Selama Puluhan Tahun

Warga Kampung Kandang Sapi, Desa Panamping, Kecamatan Bandung, Kabupaten Serang masih memanfaatkan air dari sumur pompa.

Penulis: desi purnamasari | Editor: Glery Lazuardi
TRIBUNBANTEN/DESIPURNAMA
Sumur pompa yang digunakan warga sekitar untuk mengambil air 

TRIBUNBANTEN.COM - Warga Kampung Kandang Sapi, Desa Panamping, Kecamatan Bandung, Kabupaten Serang masih memanfaatkan air dari sumur pompa.

Berdasarkan pemantauan TribunBanten.com pada Sabtu (14/8/2021), sumur pompa itu berada di tengah sawah milik warga.

Sumur pompa itu berada di bawah rimbunnya pohon bambu beralaskan tanah. Terlihat, sumur pompa itu sudah berkarat dan gagang pompa tampak sudah lepas.

Di depan sumur pompa itu dibuat seperti area penampungan air berukuran kecil yang dibuat dari semen.

Untuk menuju sumur pompa tersebut hanya terdapat jalan setapak yang dapat dilalui oleh kendaraan roda dua.

Pada saat hujan, jalan akan sangat lincin untuk dilalui karena berada di dua sisi persawahaan.

Derajat, pemilik pompa mengatakan sumur itu dibuat oleh kakeknya sejak beberapa puluh tahun yang lalu.

"Dulu kakek saya yang buat, cuma untuk tahun berapanya saya kurang tahu," katanya saat ditemui TribunBanten.com di lokasi, Sabtu (14/8/2021).

Baca juga: Kronologi Pemuda di Pamulang Terperosok ke Sumur Sedalam 8 Meter, Evakuasi Berlangsung Dramatis

Baca juga: Hilang Usai Pamit Cari Kayu, Nenek Asal Tasikmalaya Ditemukan Tewas di Sumur, Begini Kronologinya

Sebelumnya lokasi sumur pompa tersebut adalah tempat percetakan batu bata, namun saat ini sudah tidak difungsikan.

Untuk aliran air memang tidak pernah mengalami kekeringan meskipun pada saat musim kemarau.

"Iya airnya banyak terus itu, biasanya kampung Padasuka situ yang sering ambil air kesini juga, karena emang sering kekurangan air bersih disitu," kata dia.

Namun, kata dia, air tersebut tidak layak untuk dikonsumsi karena air mengandung kapur yang jika didiamkan maka akan mengendap dan berwarna putih.

"Iya jadi airnya itu kalau didiemin mengendap putih dan agak sedikit bau tapi kalau dipake biat mandi sama cuci insyallah masih layak," katanya.

Warga mengambil air secara gratis tanpa dipungut biaya. Hanya saja untuk perawatan sumur pompa memang dilakukan swadaya oleh warga..

Sumber: Tribun Banten
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved