Mobil PCR Covid-19 Tersedia di RS Bhayangkara Polda Banten, 3-4 Jam Hasil Keluar

Eko juga mengungkapkan sejak beroperasi pada 2-16 Agustus 2021 sudah dilakukan pemeriksaan sebanyak 292 sampel.

Penulis: mildaniati | Editor: Abdul Qodir
TribunBanten.com/Mildaniati
Kepala RS Bhayangkara Polda Banten, Kompol Eko Yunianti di depan mobil PCR Covid-19, RS Bhayangkara Polda Banten, Raya Serang Pandeglang KM 2 Sempu, Cipare, Kota Serang, Kamis (19/8/2021). 

Laporan wartawan TribunBanten.com, Mildaniati

TRIBUNBANTEN, KOTA SERANG - Rumah Saki Bhayangkara Polda Banten memiliki mobil polymerase chain reaction (PCR) Covid-19, yang mampu melakukan pemeriksaan sampel secara cepat sehingga hasil dapat diperoleh dalam tiga sampai empat jam.

Kepala Rumah Sakit Bhayangkara Polda Banten, Kompol Eko Yunianto menjelaskan mobil tersebut merupahan hibah dari Kapolri melalui Kabiddokes Polri untuk penanganan Covid-19 di Provinsi Banten, khususnya di RS Bhayangkara Polda Banten.

Mobil PCR tersebut tiba di RS Bhayangkara Polda Banten pada akhir Juli dan mulai dioperasikan sejak 2 Agustus 2021.

"Mobil ini sudah beroperasi ada 9-10 kali beroperasi," ujarnya kepada TribunBanten.com di RS Bhayangkara Polda Banten, Kota Serang, Kamis (19/8/2021).

Baca juga: Harga Tes PCR di Kota Serang Sudah Turun, di RS Bhayangkara Polda Banten Cuma Rp 450 Ribu

Mobil tersebut seperti mini bus berwarna abu-abu dilengkapi tulisan PRESISI.

Di dalamnya berisi alat dan metode yang sama dengan laboratorium PCR statis.

Eko mengatakan mobil ini membantu Polda Banten dalam upaya proses tracing dan testing kasus Covid-19.

Mobil PCR Covid-19 itu telah dilakukan uji coba terhadap sampel anggota Polda Banten.

Hasil PCR yang sudah dilakukan bisa diketahui sekitar 3-4 jam.

Baca juga: Akhirnya, Harga Tes PCR Batasan Tertinggi Rp 495.000 untuk Pulau Jawa-Bali, Hasilnya Harus 1x24 Jam

Dalam satu kali running mampu melakukan pemeriksaan terhadap 36 sampel atau putaran mesin.

Jika melebihi 36 sampel, maka harus menunggu yang 36 sampel dulu sekitar 3-4 jam.

Baru setelah itu dilakukan runing kedua untuk sampel berikutnya yang belum dilakukan.

"Mobil itu untuk 36 sampel untuk satu kali running atau putaran mesin," ucapnya.

Tahapan yang harus dilakukan yaitu dari masukan sampel ke bagian plet lalu menuju ekstraksi, kabinet dan baru menuju alat PCR.

Sumber: Tribun Banten
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved