Mobil PCR Covid-19 Tersedia di RS Bhayangkara Polda Banten, 3-4 Jam Hasil Keluar

Eko juga mengungkapkan sejak beroperasi pada 2-16 Agustus 2021 sudah dilakukan pemeriksaan sebanyak 292 sampel.

Tayang:
Penulis: mildaniati | Editor: Abdul Qodir
TribunBanten.com/Mildaniati
Kepala RS Bhayangkara Polda Banten, Kompol Eko Yunianti di depan mobil PCR Covid-19, RS Bhayangkara Polda Banten, Raya Serang Pandeglang KM 2 Sempu, Cipare, Kota Serang, Kamis (19/8/2021). 

Dalam prosesnya akan dipandu oleh sekitar dua orang analis laboratorium.

Baca juga: Vaksinasi Covid-19 Usia 12-17 Tahun di Tangsel Ditiadakan Sementara Karena Alasan Ini

Setelah keluar hasil rekapan dari alat tersebut, maka tahap selanjutnya akan dikonsultasikan melalui dokter Pantologiklinik yang nantinya akan menentukan positif atau tidaknya pasien berdasarkan hasil tes PCR.

"Keluarnya ada rekapan dari alatnya dan dikonsultasikan ke dokter yang menentukan positif dan negatifnya," tuturnya.

PCR dilakukan pada bagian nasofaring atau swab di hidung dengan diambil sampel kemudian dipisahkan atau di ekstraksi sehingga langsung terlihat virusnya dan dimasukan ke mesin PCR, kata dia.

Eko mengaku sejauh ini di RS Bhayangkara Polda Banten kekurangan Sumber Daya Manusia (SD) analis lab dan vaksinator.

"Kendalanya di SDM, kalau runningnya lebih dari 1-2 kali itu butuh lebih SDM," ucapnya.

Baca juga: Oknum Nakes Diduga Rekayasa Data Form Covid-19, Ini Kata RSU Tangerang Selatan

Eko juga mengungkapkan sejak beroperasi pada 2-16 Agustus 2021 sudah dilakukan pemeriksaan sebanyak 292 sampel.

Dari sampel tersebut ditemukan positif 52 dan negatif 183 sampel.

"Tanggal 19 belum terekap," ucapnya.

RS Bhayangkara Polda Banten, Jalan Raya Serang Pandeglang KM 2 Sempu, Cipare, Kota Serang, Kamis (19/8/2021). 
RS Bhayangkara Polda Banten, Jalan Raya Serang Pandeglang KM 2 Sempu, Cipare, Kota Serang, Kamis (19/8/2021).  (TribunBanten.com/Mildaniati)

Sejauh ini, yang sudah melakukan PCR di kebanyakan dari pasien, anggota Polri, dan ada warga.

Saat ini, dia mengaku terjadi penurunan sampel dibandingkan sebelum Agustus.

"Penurunan sampel terjadi kita syukuri karena angka jumlah positif rate berkurang," tandasnya.

Saat ini, pelayanan mobil PCR masih dilakukan di RS Bhayangkara belum dilakukan secara mobile lantaran belum ada permintaan.

"Sejauh ini belum ada permintaan untuk bisa keluar karena harus kita fikirkan operasionalnya," ujarnya.

"Berapa sampel yang bisa diperiksa, inilah yang perlu bisa ditingkatkan," tandasnya.

Sumber: Tribun Banten
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved