Breaking News:

Korupsi Izin Parkir, Eks Kadishub Cilegon Ditempatkan di Ruang Isolasi Covid-19 Lapas Cilegon

Uteng berada di ruang isolasi mandiri Covid-19 Lapas Cilegon bersama lima tahanan baru lainnya.

Penulis: Khairul Ma'arif | Editor: Abdul Qodir
istimewa
Lapas Klas IIA Cilegon, Jalan Cikerai, Kalitimbang, Kecamatan Cibeber, Kota Cilegon, Banten. 

Laporan Wartawan TribunBanten.com, Khairul Ma'arif

TRIBUNBANTEN.COM, CILEGON - Kejaksaan Negeri Cilegon menahan mantan Kepala Dinas Perhubungan Kota Cilegon, Uteng Dedi Apendi, selaku tersangka korupsi suap izin Surat Pengelolaan Tempat Parkir (SPTP) Pasar Kranggot pada Selasa (24/8/2021)

Uteng ditahan di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Cilegon, untuk 20 hari pertama masa penyidikan.

Sebagai tahanan baru, Uteng ditempatkan di ruang khusus isolasi mandiri Covid-19 Lapas Cilegon, selama 14 hari.

"Ini prosedur yang berlaku untuk setiap tahanan baru yang ditahan di Lapas Cilegon," ujar Kepala Seksi (Kasi) Pembinaan Narapidana Lapas Cilegon, Muhamad Khapi saat dihubungi TribunBanten.com, Selasa (24/6/2021).

Khapi mengatakan Uteng akan dipindahkan ke blok hunian tahanan jika telah selesai melewati masa isolasi.

"Jika tidak terkena Covid-19 bisa langsung dipindahkan ke ruang tahanan umum jika sesuai jadwal pada Kamis (2/9/2021)," jelasnya.

Baca juga: Kadishub Cilegon Jadi Tersangka Dugaan Kasus Suap Parkir, Kepala Kejari: Diduga Terima Rp 530 Juta

Baca juga: Satu Bulan Lagi, Mantan Wali Kota Iman Ariyadi Menghirup Udara Bebas

Uteng berada di ruang isolasi mandiri Covid-19 Lapas Cilegon bersama lima tahanan baru lainnya.

Dia tidak diizinkan dikunjungi keluarga selama 14 hari masa isolasi.

"Keluarga yang ingin mengunjungi bisa melalui fasilitas video call yang kami sediakan setiap hari, tentunya dengan daftar terlebih dahulu," tuturnya.

Petugas membawa Kepala Dinas Perhubungan, UDA, Kota Cilegon ke mobil tahanan setelah ditetapkan Kejari sebagai tersangka atas dugaan kasus suap pengelolaan parkir di Pasar Kranggot, Kamis (19/8/2021).
Petugas membawa Kepala Dinas Perhubungan, UDA, Kota Cilegon ke mobil tahanan setelah ditetapkan Kejari sebagai tersangka atas dugaan kasus suap pengelolaan parkir di Pasar Kranggot, Kamis (19/8/2021). (TribunBanten.com/Khairul Maarif)

Khapi meyakinkan pihaknya tidak akan memberikan perlakuan khusus kepada Uteng selama menjalani penahanan di Lapas Cilegon.

Fasilitas untuknya sama dengan tahanan lainnya.

Baca juga: Lagi Rapat, Wali Kota Cilegon Kaget Kadishubnya jadi Tersangka Suap Rp 530 Juta Parkir Pasar

Baca juga: Daftar Lengkap 214 Nama Napi Koruptor yang Dihadiahi Remisi HUT RI, Ada yang Sampai 6 Bulan

"Fasilitas dalam kamar hanya untuk tidur dan MCK saja, di luar sarana olahraga, tempat ibadah, ruang membaca, dan ruang video call yang ini semua juga dapat dimanfaatkan oleh seluruh tahana tidak hanya Uteng saja," terangnya.

Khapi menambahkan, saat ini Uteng di Lapas Cilegon dalam keadaan sehat.

Sumber: Tribun Banten
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved