Breaking News:

Kisah Pengungsi Kebakaran Kampung Pemulung: Tidur Tanpa Atap Hanya Beralaskan Kardus

Korban kebakaran kampung pemulung, Jalan Haji Sarmili, Jurang Mangu Timur, Pondok Aren, masih tinggal di posko pengungsian.

Editor: Glery Lazuardi
TribunJakarta.com/Jaisy Rahman Tohir
Kebakaran hebat melanda pemukiman pemulung di kawasan Bintaro, Jalan Haji Sarmili, Jurang Mangu Timur, Pondok Aren, Tangerang Selatan (Tangsel), Rabu (25/8/2021) subuh. 

TRIBUNBANTEN.COM - Korban kebakaran kampung pemulung, Jalan Haji Sarmili, Jurang Mangu Timur, Pondok Aren, masih tinggal di posko pengungsian.

Sampai saat ini, belum ada bantuan berupa tempat tinggal layak yang diberikan oleh pihak pemerintah Kota Tangerang Selatan.

Putra (14), salah satu korban kebakaran Kampung Pemulung, mengaku para korban kebakaran masih tidur di tenda terbuka hanya beralaskan karung atau kardus, tanpa atap.

"Masih tidur di tenda. Kalau yang enggak kebagian ya di luar pakai karung, pakai kardus," kata Putra.

Dia belum mengetahui kapan pihak pemerintah akan memberikan bantuan kepada warga.

"Enggak tahu kalau itu," ujarnya.

Baca juga: Masih Tidur Beralas Karung, Warga Kampung Pemulung Korban Kebakaran Tagih Janji Pemkot Tangsel

Baca juga: Kondisi Terkini di Tenda Pengungsian Korban Kebakaran Pemukiman Pemulung, Masih Butuh Bantuan

Sementara itu, Muhidin, korban kebakaran lainnya, mengungkapkan kondisi yang sama.

"Tidur gelar kardus gelar tiker seadanya. Kalau itu (program penyewaan rumah kontrakan,-red) tanya jangan sama saya," ujar Muhidin.

Sebelumnya, Wakil Wali Kota Tangerang Selatan Pilar Saga Ichsan, pernah berjanji akan
menyewakan rumah kontrakan bagi korban kebakaran Kampung Pemulung, Jalan Haji Sarmili, Jurang Mangu Timur, Pondok Aren.

Namun, satu minggu pasca janji itu, belum ada realisasi penyewaan rumah kontrakan sebagai pengganti rumah yang ludes dilalap s ijago merah.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved