Breaking News:

Kabupaten Serang

15 Tersangka Narkoba Ditangkap Polres Serang, Ada yang Berstatus Masih Pelajar Hingga Driver Ojol

Polres Serang mengungkap kasus narkoba dalam sebulan terakhir di Agustus 2021, Jumat (3/9/2021) di Mapolres Serang.

Penulis: desi purnamasari | Editor: Zuhirna Wulan Dilla
TRIBUNBANTEN.COM/DESI PURNAMASARI
Polres Serang mengungkap kasus narkoba dalam sebulan terakhir pada Jumat (3/9/2021) di Mapolres Serang. 

Laporan Wartawan TribunBanten.com, Desi Purnamasari

TRIBUNBANTEN.COM, SERANG - Polres Serang mengungkap kasus narkoba dalam sebulan terakhir di Agustus 2021, Jumat (3/9/2021) di Mapolres Serang.

Kapolres Serang AKBP Yudha Satria mengatakan terhitung sejak 4 Agustus hingga 3 Sepetember 2021 ada 15 orang tersangka yang terjerat penyalahgunaan narkoba dan obat-obatan seperti sabu, ganja, obat tramadol dan heximer.

"Untuk barang bukti yang diamankan berupa sabu 13,85 gram, ganja 107,2 gram, obat tramadol 150 butir, obat heximer 750 butir, obat rexona 3 butir dan obat alfrazolam 5 butir," katanya didampingi Kasat Narkoba Polres Serang Iptu Michael Kharisma Tendayu.

Baca juga: Viral Video Detik-Detik Diduga Coki Pardede Ditangkap Terkait Narkoba: Akunya Kaget Bang

Ia menyebut dari 15 orang pelaku pengedar tersebut berusia mulai  24 hingga 53 tahun.

Serta para tersangka diketahui berasal dari berbagai profesi seperti driver online, buruh dan pelajar.

Polres Serang mengungkap kasus narkoba dalam sebulan terakhir pada Jumat (3/9/2021) di Mapolres Serang.
Polres Serang mengungkap kasus narkoba dalam sebulan terakhir pada Jumat (3/9/2021) di Mapolres Serang. (TRIBUNBANTEN.COM/DESI PURNAMASARI)

Yudha menyebut mereka berperan sebagai penjual dan pembeli.

Baca juga: Modus Baru Penyelundupan Narkoba di Masa Pandemi: Disamarkan Sebagai Obat Covid-19

Lalu melancarkan aksinya di sekitaran wilayah hukum Polres Serang.

Baca juga: Satnarkoba Polres Serang Kota Ungkap Narkoba Jenis Sinte Liquid Biasa Digunakan dengan Vape

"Para pelaku penyalahgunaan narkoba ini terjerat pasal 111 dan pasal 112 undang-undang nomor 35 tahun 2009 dengan anacaman 4 hingga 12 tahun penjara," katanya.

Baca juga: Sebelum Ditangkap Karena Narkoba, Coki Pardede Sempat Bercanda soal Sabu, Polisi: Kok Tahu?

Sementara untuk pengedar obat-obatan dikenakan pasal 196 undang-undang nomor 36 tahun 2009 tentang kesehatan dengan acaman pidana paling lama 10 tahun dengan denda 1 milyar rupiah.

Ia menghimbau kepada masyarakat agar tidak terjerumus ke dalam narkotika.

"Kita terus melakukan upaya guna mencegah peredaran narkotika terjadi di wilayah Kabupaten Serang," katanya.

Sumber: Tribun Banten
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved