Breaking News:

Lapas Kelas I Tangerang Terbakar

Update Kebakaran Lapas Tangerang: 7 Korban Teridentifikasi, Polisi Belum Dapatkan Data Keluarga WNA

Sespusdokkes Polri Kombes Pol Pramujoko mengumumkan perkembangan terkini insiden kebakaran Lapas Kelas I Tangerang, Banten.

Editor: Glery Lazuardi
ilham rian pratama/tribunnews
Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Tangerang, Banten terbakar pada Rabu (8/9/2021) dini hari. Begini kondisi lapas setelah alami kebakaran hebat selama 2 jam lebih. 

TRIBUNBANTEN.COM - Sespusdokkes Polri Kombes Pol Pramujoko mengumumkan perkembangan terkini insiden kebakaran Lapas Kelas I Tangerang, Banten, pada Rabu 8 September 2021, dini hari.

Tim Disaster Victim Identification (DVI) telah memiliki seluruh data ante mortem dari pihak keluarga korban yang berada di Indonesia.

"Semua keluarga korban yang berada di Indonesia sudah menyerahkan data ante mortem dan keluarganya sudah diambil sampel DNAnya. Sekarang tinggal dua lagi, yang WNA," kata dia.

Sampai saat ini, Tim DVI Mabes Polri masih terus berupaya mengidentifikasi 41 jenazah korban kebakaran Lapas Kelas 1 Tangerang di RS Polri, Kramat Jati, Jakarta.

Dalam melakukan identifikasi korban, pihaknya mengalami sejumlah kendala.

Dia menjelaskan, untuk pelaksanaannya sebenarnya tidak ada yang sulit, dan secara teoritis semua itu bisa teridentifikasi tapi itu hanya teori.

"Praktisnya tetap ada beberapa kendala yang dihadapi termasuk salah satunya jika data ante mortem tidak lengkap," kata Kombes Pol Pramujoko.

Baca juga: Momen Ulama Banten Abuya Muhtadi Teteskan Air Mata Pimpin Doa untuk Korban Kebakaran Lapas Tangerang

Baca juga: Polisi Sita HP Hingga CCTV Sebagai Barang Bukti Kebakaran Lapas Tangerang, 28 Saksi Bakal Diperiksa

Untuk mendapatkan data dari dua keluarga WNA, Pramujoko mengungkapkan bahwa tim DVI masih terus melakukan koordinasi dengan beberapa pihak guna mendapatkan kelengkapan data ante mortem.

Ia menyebutkan bahwa butuh proses dan waktu untuk bisa menemukan keluarga korban dan kelengkapan data.

Kabid DVI akan terus berkoordinasi dengan ICRC atau dari jalur pemerintah melalui Ditjen PAS yang bekerja sama dengan Duta Besar Indonesia.

Menurutnya, Kabid DVI akan terus berkoordinasi bersama ICRC atau melalui Ditjen PAS yang bekerja sama dengan Duta Besar Indonesia.

Ia mengatakan bahwa pihaknya tidak mengalami kesulitan.

Terkait jumlah korban yang teridentifikasi, pihak kepolisian menyebutkan bahwa terdapat tujuh orang korban kebakaran Lapas Kelas 1 Tangerang, Banten yang telah berhasil teridentifikasi.

Baca juga: Harusnya Dipisahkan, Mengapa Napi Teroris Disatukan dengan Napi Kasus Lain di Lapas Tangerang?

Baca juga: Cerita Miris Napi Korban Kebakaran Lapas Tangerang, Menangis Setiap Hari Hanya Makan Kepala Lele

Masing-masing korban bernama Rudhi alias Cangak bin Ong Eng Cue (43), Diyan Adi Priyana als Diyan bin Khalil (44), Kusnadi bin Rauf (alm) (44), Bustanil Arifin bin Arwani (alm) (55) serta yang kelima itu bernama Alfin bin Marsum (23).

Kemudian, Mat Idris bin Abdrismon (29), serta Ferdian Perdana bin Sukriadi (28) yang berhasil diidentifikasi pada Sabtu, 11 September 2021.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved