Breaking News:

2 SDN Terdampak Pembangunan Tol Serang-Panimbang, Dindikbud: PTM Terbatas Tetap Dilaksanakan

Metode pembelajaran tatap muka (PTM) di dua Sekolah Dasar Negeri (SDN) di Kecamatan Cikeusal tetap digelar secara terbatas.

Penulis: desi purnamasari | Editor: Glery Lazuardi
TRIBUNBANTEN/DESIPURNAMA
Proses Pembangunan SDN Cilayang Guha, di Kecamatan Cikeusal yang terdampak tol Serang-Panimbang 

Laporan Wartawan TribunBanten.com, Desi Purnamasari

TRIBUNBANTEN.COM, SERANG - Metode pembelajaran tatap muka (PTM) di dua Sekolah Dasar Negeri (SDN) di Kecamatan Cikeusal tetap digelar secara terbatas.

Dua sekolah itu, yaitu SDN Seba dan SDN Cilayang Guha.

Meskipun pada saat ini, proses pembangunan dua SDN itu terdampak proyek pembangunan jalan Tol Serang-Panimbang (Serpan).

Baca juga: Dukung Pembelajaran Tatap Muka, BPBD Kabupaten Serang Bagikan Bantuan 20.000 Masker

Baca juga: Dukung Pembelajaran Tatap Muka, 646 Ruangan SD di Kabupaten Serang Butuh Meja dan Kursi

Berdasarkan pemantauan TribunBanten.com di SDN Cilayang Guha, terdapat tiga ruang kelas, satu ruang kantor serta kamar mandi yang sudah mulai selesai dibangun.

Para pekerja tampak sibuk menyelesaikan pekerjaan di desk masing-masing.

Kepala Bidang (Kabid) Pembinaan Pendidikan Sekolah Dasar Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kabupaten Serang, Amar Ma’ruf mengatakan proses pembangunan terus dilakukan.

"Masih dibangun untuk SDN Cilayang Guha sudah hampir 40 persen sedangkan untuk SDN Seba 70 persen," kata dia kepada TribunBanten.com, Senin (20/9/2021).

Meskipun masih dalam tahap pembangunan, proses kegiatan belajar mengajar secara tatap muka terbatas di SDN Cilayang Guha masih terus dilakukan.

Karena masih ada sejumlah ruang kelas yang masih dapat dipergunakan untuk proses kegiatan belajar mengajar.

"Untuk proses mengajar masih tetap dilakukan secara biasa yakni pembelajaran tatap muka secara terbatas ya," ujarnya.

Baca juga: Belajar Tatap Muka di SMAN 1 Bandung Kabupaten Serang, Ruang Kelas Terbatas, Digelar Bergantian

Baca juga: Pelajar di SMAN 1 Kota Serang Ikuti Pembelajaran Tatap Muka Bergantian

Upaya pembangunan sekolah itu menggunakan anggaran dari PT Wijaya Karya Serang Panimbang (WSP) selaku pemegang proyek pembangunan jalan tol.

Pembangunan dua sekolah itu sudah dilakukan sejak Juni 2021 lalu, di mana rencana masa pelaksanaan 4 bulan.

Dia mengharapkan proses pembangunan dapat segera diselesaikan pada akhir tahun ini.

Sumber: Tribun Banten
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved