Breaking News:

Berdiri di Tanah Milik SDN 5 Kragilan Serang, Dua Bangunan Kos-Kosan di Bongkar Satpol PP

Kepala Dinas Satpol PP Kabupaten Serang, Ajat Sudrajat mengatakan bahwa bangunan tersebut baru didirikan pada tahun 2021 ini dan sudah disewakan.

Penulis: desi purnamasari | Editor: Yudhi Maulana A
Dok. Satpol PP Kabupaten Serang
Satpol PP Kabupaten Serang membongkar kontrakan yang berdiri di atas tanah milik SDN 5 Kragilan 

Laporan Wartawan TribunBanten.com, Desi Purnamasari

TRIBUNBANTEN.COM, SERANG - Petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Serang membongkar dua bangunan kosan yang berada di Kecamatan Kragilan, pada Selasa (22/9/2021).

Bangunan tersebut dibongkar lantaran berdiri diatas lahan milik Pemerintahan Kabupaten Serang, dalam hal ini milik SDN 5 Kragilan yang berlokasi di Jalan Raya Serang Jakarta Km 14 RT 01 RW 01 Kampung Sentul, Kecamatan Kragilan, Kabupaten Serang. 

Dari luas lahan sekitar 13.470 meter, sekitar 150 meter lahan digunakan untuk didirikannya kos-kosan tersebut. 

Hal tersebut atas dasar laporan dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kabupaten Serang kepada Bupati Serang bahwa adanya pembangunan kos-kosan yang menggunakan aset Pemkab Serang.

Kepala Dinas Satpol PP Kabupaten Serang, Ajat Sudrajat mengatakan bahwa bangunan tersebut baru didirikan pada tahun 2021 ini dan sudah disewakan.

Baca juga: Terjerat Kasus Suap Amdal Transmart, Eks Wali Kota Cilegon Iman Ariyadi Bebas Kamis Besok

"Iya ada dua bangunan yang terdiri dari enam pintu kos-kosan dan memang sudah sempat disewakan juga," katanya saat dikonfirmasi TribunBanten.com, Rabu (22/9/2021).

Lanjutnya, pemilik kos-kosan tidak memiliki izin untuk membuat suatu bangunan diatas lahan milik Pemkab.

Namun, kata dia, pemilik kosan tersebut mengakui kesalahannya dan tidak membantah pada saat bangunan miliknya akan dibongkar.

Ia pun menuturkan bahwa sebelumnya telah memberikan peringan pembongkaran kepada pemilik namun sudah tiga minggu pembongkaran tidak segera selesai.

Baca juga: Dilaporkan Istri Sah, Oknum PNS Wanita Diamankan Satpol PP Karena Diduga Jalin Hubungan Suaminya

"Pada selasa kemarin itu sudah habis masa berlakunya, makannya segera kami yang turun tangan untuk membongkar," katanya.

Alasan dari pemilik tidak segera membongkar bangunan, karena pembongkaran dilakukan secara perlahan agar masih ada sisa bangunan yang dapat digunakan kembali.

"Tapi disini kita jugakan punya sistem operasional kerja tidak bisa lama-lama begitu" katanya.

Sebelumnya, keluhan terkait adanya bangunan di lahan SDN 5 Kragilan tersebut dilaporkan oleh dinas pendidikan kepada Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah.

Kemudian disposisi ke wakil bupati, dari wakil Bupati meminta kepada dinas satpol PP untuk menyelesaikan masalah tersebut.

Sumber: Tribun Banten
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved