Breaking News:

Viral! Beredar Video Pelaku Pungli Intimidasi Pedagang Somay di Ciledug, Bawa Nama Anak Yatim

Aparat Polsek Ciledug sedang menyelidiki dugaan pungutan liar oknum organisasi masyarakat (ormas) di kawasan Puri Beta, Kecamatan Ciledug,

Editor: Glery Lazuardi
Kolase TribunBali
Ilustrasi pungli 

TRIBUNBANTEN.COM - Aparat Polsek Ciledug sedang menyelidiki dugaan pungutan liar oknum organisasi masyarakat (ormas) di kawasan Puri Beta, Kecamatan Ciledug, Kota Tangerang.

Sebagai informasi, sebuah video amatir viral di media sosial.

Video yang berdurasi satu menit itu menunjukan adanya aksi pungli antara preman dengan pedagang Siomay.

Dalam video tersebut, seorang preman itu meminta uang terhadap pedagang dengan mengatasnamakan untuk anak yatim.

Namun, pedagang itu tidak memberikan dan oleh preman yang diduga dari ormas tersebut melakukan pemukulan dan penendangan.

Bahkan oknum tersebut juga tak segan mengintimidasi si pedagang.

Baca juga: Geger Mensos Risma Temukan Pungli, Berikut 2 Modus Pungutan Liar Bantuan Sosial di Tangerang

Baca juga: Lurah di Ciledug Lakukan Pungli ke Anak Yatim Rp 250 Ribu Kini Diberhentikan, Mengaku Cuma Bercanda

Kapolsek Ciledug Kompol Poltar L Gaol mengatakan, upaya pendalaman itu dilakukan setelah menerima informasi dari media sosial.

Dia mengaku sudah mengecek dugaan soal aksi premanisme dalam bentuk pungli yang ada di video tersebut.

"Ternyata tidak ada soal kasus itu. Tapi kita terus melakukan penelusuran terkait itu," ujar Poltar saat dihubungi, Sabtu (25/9/2021).

Saat ini, pihaknya sedang mencari orang yang merekam adegan pemalakan tersebut.

Sebab, dari situ pihaknya dapat segera menyelidiki lebih lanjut dan menindak pelaku premanisme yang meresahkan masyarakat.

"Yang buat viral itu sudah kita hubungi dan belum mendapat balasan. Ini kan aksi premanisme dan melakukan pungli, akan kami sikat kalau benar," tegas Poltar.

Artikel ini telah tayang di TribunJakarta.com dengan judul Diduga Oknum Ormas Ketahuan Melakukan Pungli ke Pedagang di Ciledug, Sempat Terjadi Intimidasi

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved