Breaking News:

KPAI Tanggapi Bayi 10 Bulan di Tangerang Selatan yang Dijadikan Manusia Silver: Harusnya Dilindungi

Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) tanggapi soal viralnya bayi yang dicat silver di Tangerang Selatan, Banten.

Instagram @tangsel_update
Foto seorang bayi diwarnai tubuhnya hingga menyerupai manusia silver viral di media sosial. 

TRIBUNBANTEN.COM - Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) tanggapi soal viralnya bayi yang dicat silver di Tangerang Selatan, Banten.

Wakil Ketua KPAI, Rita Pranawati pun merasa prihatin dengan adanya bayi yang ikut dipekerjakan sebagai manusia silver.

Selain itu Rita juga mengakui pandemi Covid-19 memberikan dampak yang luar biasa bagi seluruh keluarga di Indonesia.

Baca juga: Bayi Manusia Silver di Pamulang Diamankan Dinsos, Sang Ibu Tak Tahu Anaknya Dicat & Dibawa Mengemis

Baik dampak secara ekonomi, maupun dampak bagi kesejahteraan masyarakat.

Meski demikian, alasan perempuan yang menjadikan bayi usia 10 bukan sebagai manusia silver ini tidak bisa dibenarkan.

"Tentu ini menjadi keprihatinan kita bersama, karena sejatinya pandemi Covid-19 ini memberikan dampak yang luar biasa bagi seluruh keluarga."

"Baik secara ekonomi, kemudian juga kesejahteraan. Sehingga apa yang dilakukan ibu ini memang tidak bisa dibenarkan," kata Rita dikutip dari Tribunnews, Senin (27/9/2021).

Rita menegaskan, seorang anak seharusnya dijaga dan dilindungi oleh orang tua, apalagi jika masih kecil.

Pasalnya seorang anak pasti membutuhkan situasi yang nyaman, bukan malah dibawa ikut ke jalanan.

"Karena situasi anak kah seharusnya dijaga, dilindungi, apalagi kalau masih kecil. Dia butuh situasi yang nyaman, tidak dibawa ke jalanan," tegas Rita.

Halaman
123
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved