Destinasi Wisata
Kunjungi Desa Cikolelet, Manteri Sandiaga Uno: Potensinya Luar Biasa, Emping Makanan Favorit Saya
Sandiago Uno pun memberikan bantuan permodalan terhadap pelaku usaha emping sebesar Rp 3 juta dan perajin olahan jamur Rp 6,7 juta.
Penulis: desi purnamasari | Editor: Agung Yulianto Wibowo
Laporan Wartawan TribunBanten.com, Desi Purnamasari
TRIBUNBANTEN.COM, KABUPATEN SERANG - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno mengunjungi Desa Cikolelet, Kecamatan Cinangka, Kabupaten Serang, Sabtu (2/10/2021).
Kunjungan itu diterima Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah, pegiat wisata, dan Forkopimda Kabupaten Serang.
Menurut Sandiaga Uno, para juri sudah menilai Desa Cikolelet.
Tim juri terdiri atas tokoh independen dan telah memutuskan Desa Cikolelet masuk dalam satu di antara desa wisata.
Desa Cikolelet memiliki potensi yang luar biasa, beberapa di antaranya produksi emping dan jamur.
Baca juga: Didatangi Tim Penilai Anugerah Desa Wisata, Desa Cikolelet Berpotensi Jadi Desa Wisata Mandiri
"Emping menjadi makanan favorit saya di rumah," katanya.
Dia mengaku Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) akan mengembangkan produk unggulan di Kabupaten Serang, khususnya Desa Cikolelet.
Selain emping, produksi dan turunan kulit melinjo juga akan dipantau.
"Ini yang dapat mengobati penyakit asam urat yang diderita oleh banyak orang di perkotaan," ujarnya.
Kuncinya harus mampu berinovasi dan beradaptasi, seperti alat-alat produksi berkapasitas yang lebih baru dan lebih besar.

Nantinya akan dibantu dengan permodalan, pelatihan, dan pendampingan agar dapat beradaptasi dan berkolaborasi.
"Akan kami arahkan bukan lagi dengan produk asing, tetapi dibuatkan gerakan nasional, yakni bangga produk indonesia," ucap Sandiaga Uno.
Dia berencana produk akan mulai dipasarkan ke platfrom e-commerce.
Nanti masyarakat bukan hanya bangga buatan Indonesia, tetapi juga membeli produk-produk kreatif lokal dari buatan Desa Cikolelet.
Baca juga: Geliat Wisata Desa Cikolelet, Bermain Air di Curug Hingga Nikmati Kopi Hasil Perkebunan Warga