Breaking News:

Oknum ASN di Pandeglang Dilaporkan Karena Diduga Aniaya Anak Tiri, Korban Mengadu ke Ayah Kandung

Seorang oknum ASN berinisial AG di lingkungan Pemkab Pandeglang dilaporkan atas dugaan penganiayaan terhadap anak di bawah umur.

pixabay.com
Ilustrasi kekerasan pada anak 

Laporan wartawan TribunBanten.com, Marteen Ronaldo Pakpahan

TRIBUNBANTEN.COM, PANDEGLANG - Seorang oknum ASN berinisial AG di lingkungan Pemkab Pandeglang dilaporkan atas dugaan penganiayaan terhadap anak di bawah umur.

Pelaku dilaporkan atas tuduhan penganiayaan terhadap anak tirinya berinisial FT yang masih berusia 8 tahun.

Pelaku dilaporkan oleh sang ayah kandung bernama Adi Rahayu saat mengetahui, sang anak diduga dipukuli oleh AG secara terus menerus.

Menurutnya, dugaan penganiayaan yang dialami oleh sang anak dilakukan tanpa dasar oleh sang ayah tiri di kediamannya.

"Iya sekarang orangtua mana yang tidak tega melihat anaknya dipukuli oleh orang yang dikasihi nya. Jujur saya sedih mendengar itu dari anak saya," katanya saat dihubungi, Selasa (5/10/2021).

Baca juga: Datangi Polres Metro Jaksel, Jonathan Frizzy Diperiksa Hampir 1 Jam Terkait Kasus KDRT Dhena Devanka

Ia menceritakan, peristiwa terjadi pada Kamis (30/9/2021) yang lalu, dimana pada saat itu sang anak dipukuli oleh pelaku d ibagian kepala dan badan.

Tak tahan dengan siksaan sang ayah tirinya, korban pun melarikan diri dari rumahnya menuju kediaman sang ayah kandung dan melaporkan perbuatan tersebut.

"Ternyata anak saya ini sering disiksa dan dijambak seperti binatang. Anak saya dipukuli dengan menggunakan sapu dan peralatan yang ada di rumah," terangnya.

Baca juga: Anggota DPRD Lebak Dilaporkan Karena Dituduh KDRT Terhadap Istri Siri di Kafe

Kini, menurutnya sang anak mengalami trauma berat atas perbuatan yang dilakukan oleh pelaku.

Dirinya yang tak terima akan perbuatan sang ayah tirinya tersebut pun, melaporkan perbuatan yang bersangkutan ke Polres Pandeglang dengan menyertakan bukti visum.

"Saya tidak terima anak saya diperlakukan seperti ini, oleh karena itu saya melaporkan perbuatan pelaku agar mengetahui efek jera dan tidak melakukan hal yang sama dikemudian hari," tegasnya.

Hingga berita ini diturunkan TribunBanten.com berusaha untuk meminta keterangan kepada Pemkab Pandeglang.

Sumber: Tribun Banten
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved