Breaking News:

Semakin Dekat dengan Pelaku Pembunuhan, Polisi Kantongi Petunjuk Baru Usai Olah TKP di Pos SAR Anyer

Polres Cilegon Polda Banten telah menemukan beberapa petunjuk untuk mencari dan menemukan pelaku pembunuhan JA (45).

Editor: Glery Lazuardi
Grafis Tribunwow/Kurnia Aji Setyawan
ilustrasi 

TRIBUNBANTEN.COM - Polres Cilegon Polda Banten telah menemukan beberapa petunjuk untuk mencari dan menemukan pelaku pembunuhan JA (45).

JA menjadi korban penusukan diduga oleh temannya di Pos Jaga SAR BPBD Wilayah Anyer-Cinangka, Kecamatan Anyer Kabupaten Serang, Minggu (10/10/2021).

Baca juga: Peristiwa Berdarah di Pos SAR Pantai Marbella Anyer, Polisi Buru Teman Korban

Baca juga: Seorang Pria Tewas Ditikam Saat Tidur di Pos SAR BPBD Kabupaten Serang

Kabid Humas Polda Banten, AKBP Shinto Silitonga, mengatakan petunjuk itu didapatkan dari hasil olah TKP.

Penyidik fokus untuk mengungkapan kasus pembunuhan ini dengan cara mengedepankan scientific crime investigation.

"Selanjutnya dilakukan autopsi terhadap korban pada hari Minggu (10/10)," ujar Shinto Silitonga, dalam keterangan yang diterima, pada Senin (11/10/2021).

Dia menjelaskan, upaya autopsi itu dilakukan oleh tim forensik Biddokkes Polda Banten, dipimpin Donald guna mendapat informasi tentang sebab kematian dan waktu kematian.

"Serta informasi penting lainnya, yang akan keluar hasilnya beberapa hari yang akan datang," ujarnya.

Upaya pengungkapan perkara itu bermula setelah pihaknya mendapatkan informasi dari masyarakat yang melapor.

Selanjutnya Satuan Reskrim Polres Cilegon turun langsung melakukan penyidikan dan pemeriksaan terhadap saksi yang berada di sekitar TKP.

Kejadian bermula korban sedang tidur pelaku berdiri didekat korban kemudian pelaku langsung menusuk korban dengan sebilah pisau sebanyak 1 kali di bagian ulu hati (antara perut dan dada).

Selanjutnya korban terbangun dan langsung berdiri sambil memegang luka tusukan yang mengeluarkan darah.

Para saksi terbangun dan melihat kondisi korban serta melihat pelaku yang masih menodongkan pisau kearah korban dan para saksi, kemudian pelaku kabur dengan membawa sajam yang digunakan untuk menusuk korban.

Baca juga: Hasil Auotopsi Ulang Sudah Keluar, Polisi akan Segera Tangkap Pelaku Pembunuhan Tuti dan Amalia

Baca juga: Dalang Pembunuhan Tuti & Amalia Belum Tertangkap, Istri Yoris Takut Suami Jadi Korban Berikutnya

Lalu korban dilarikan ke klinik karang bolong-cinangka, sesampainya di klinik korban dinyatakan meninggal dunia.

"Untuk identitas pelaku juga sudah dikantongi, mudah-mudahan dalam waktu dekat dapat segera dilakukan penangkapan," tutur Shinto Silitonga.

Atas perbuatannya pelaku tersebut akan dijerat dengan pasal 340 sub 338 jo pasal 351 ayat 3 KUHPidana tentang Pembunuhan dan atau pembunuhan berencana dan atau penganiayaan yang menyebabkan menghilangkan nyawa orang lain.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved