Brigadir NP Bakal Dipidanakan? Ini Jawaban Mahasiswa UIN Korban Smackdown
MFA (21) alias Fariz, mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN) SMH Banten, masih berkoordinasi dengan tim penasihat hukum.
Penulis: Ahmad Tajudin | Editor: Glery Lazuardi
Pada hari Kamis ini, Brigadir NP menjalani sidang disiplin di kantor Bidang Propam Polda Banten.
Rencananya, pada Kamis sore, pihak Polda Banten akan mengumumkan status Brigadir NP.
Untuk diketahui, mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN) Sultan Maulana Hasanuddin (SMH) Banten, Muhamad Fariz Amrullah, menjadi korban tindak penganiayaan.
Upaya penganiayaan itu dilakukan oleh oknum polisi berinisial Brigadir NP.
Brigadir NP membanting Muhamad Fariz Amrullah, saat terjadi bentrok dalam unjuk rasa di Kantor Bupati Tangerang, pada Rabu, 13 Oktober 2021.
Upaya penganiayaan itu terekam kamera dan videonya viral di media sosial. Setelah dibanting,
Fariz tampak kejang setelah tubuh bagian belakangnya dibanting ke trotoar.
Berikut fakta-fakta seputar kasus ini:
Kronologi
Insiden itu bermula dari aksi unjuk rasa Himpunan Mahasiswa Tangerang (HIMATA) Banten Raya untuk memperingati hari jadi kabupaten. Semula aksi berjalan damai.
Akhirnya, bentrokan pecah ketika polisi berupaya membubarkan massa dengan alasan mencegah kerumunan saat pandemi Covid-19. Lalu terekam di video, Brigadir NP membanting Fariz.
Pascavideo bantingan ini viral, sebuah video lain beredar tidak lama berselang.
Video menampilkan Fariz menyampaikan kondisinya setelah dibanting. Namun dalam video itu, ia didampingi seorang polisi.
"Saya gak ayan, saya juga gak mati. Sekarang masih hidup," kata Fariz. "Sehat-sehat saja," kata anggota polisi yang berdiri di samping korban. Fariz mengaku keadaannya biasa-biasa aja. "Walaupun agak sedikit pegal-pegal," kata Fariz
Brigadir NP, pimpinan Polisi Hingga Bupati Minta Maaf
Setelah kejadian itu, Brigadir NP menyampaikan permintaan maaf secara langsung kepada Fariz Amrullah.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banten/foto/bank/originals/foto-brigadir-np-oknum-polisi-yang-membanting-mahasiswa-berinisial-fa.jpg)