Liga 2
Konflik Berbuntut Panjang, Putut Wijanarko Somasi Manajer Perserang Babay Karnawi, Ini Alasannya
Konflik antara mantan pelatih Perserang Serang, Putut Wijanarko dan manajer Perserang Serang, Babay Karnawi berbuntut panjang.
"Dalam surat dari Babay Karnawi (manajer Perserang Serang), dia mengatakan, memecat lima pemain dan satu pelatih (Putut)," kata Ketua Komdis PSSI, Erwin Tobing dalam sesi jumpa pers secara virtual, Rabu (3/11/2021).
"Setelah kami teliti, Putut tidak terlibat dalam pengaturan skor, dia (Putut) tidak pernah dihubungi atau diajak, tapi dia diberitahu, karena sudah jelang pertandingan, demi keutuhan pemain, dia akhirnya tidak memainkan kelima orang ini saat menghadapi Badak Lampung."
"Tapi Eka (Dwi Susanto) terpaksa dimainkan, karena tidak ada yang bisa mengimbangi permainan Eka, sehingga Eka dimainkan, itulah peran Putut," sambung Erwin Tobing.
Untuk masalah pemecatan Putut, Erwin Tobing menilai karena masalah komunikasi yang tidak utuh.
"Kenapa dia diberhentikan, kami menilai karena masalah manajemen," ucap Erwin Tobing.
"Hubungan kurang harmonis antara manajer dan pelatih, sehingga dia meninggalkan mes berupa minta izin lewat WA (WhatsApp)," kata Erwin Tobing.
Baca juga: Buka-bukaan Kasus Pengaturan Skor, Manajer Perserang: Putut Wijanarko Pilih Mundur & Pindah dari Mes
Sementara itu, Babay Karnawi mengaku menerima informasi dugaan pengaturan skor itu dari para pemain.
Dia mencoba menelusuri informasi itu ke Putut Wijanarko, mantan pelatih Perserang.
Sayangnya mantan Pelatih Perserang, Putut Wijanarko, sudah mengundurkan diri pada saat akan dimintai keterangan.
“Ketika manajemen akan mengkonfirmasi peristiwa itu kepada pemain dan tim pelatih, pelatih kepala justru meninggalkan Kota Serang," ujarnya.
Pihak Komdis PSSI menyatakan Putut Wijanaro tidak terlibat di kasus pengaturan skor itu.
Adapun mantan pemain tim nasional itu mengundurkan diri dari jabatannya karena ada masalah dengan manajemen.
Babay mengungkapkan, sejak awal Perserang tidak menuduh Putut maupun pemain melakukan praktik pengaturan skor.
Namun yang dijadikan landasan pemecatan Putut adalah lantaran Putu tidak melaporkan adanya dugaan match fixing kepada manajemen.
Meskipun saat itu Putu sudah mengetahuinya, beberapa hari jelang pertandingan melawan Badak Lampung FC.
Baca juga: Siapa Sosok Mr X? Diduga Dalang Kasus Pengaturan Skor di Perserang
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banten/foto/bank/originals/manajer-perserang-babay-karnawi-memberikan-arahan-kepada-para-pemain-perserang.jpg)