Breaking News:

Jadi Daerah Rawan Banjir, Pemkot Tangerang Normalisasi Sungai dan Bangun Jembatan di Larangan

Pihak Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Tangerang berupaya mengantisipasi banjir.

Editor: Glery Lazuardi
BNPB
Ilustrasi Banjir 

TRIBUNBANTEN.COM - Pihak Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Tangerang berupaya mengantisipasi banjir.

Upaya mengantisipasi banjir dilakukan dengan cara membangun jembatan lalu dilanjutkan
normalisasi di wilayah Kecamatan Larangan.

"Ini buah usulan warga yang kami realisasikan. Dengan panjang bentang jembatan tujuh meter dan oprit kanan, kiri yaitu 25 meter," kata Muhammad Ichsan, Kepala Bidang Binamarga pada PUPR Kota Tangerang, pada Sabtu (13/11/2021).

Baca juga: KPK Dalami Modus Pengadaan Tanah di SMKN 7 Tangerang Selatan, Ada 6 Saksi yang Diperiksa

Menurut dia, pembangunan jembatan itu merupakan inisiasi warga yang mengeluhkan akses jalan Prof. Dr. Hamka terputus akibat luapan air karena curah hujan yang tinggi.

Untuk tinggi jembatan, hal itu telah disesuaikan dengan tinggi maksimal permukaan air yang meluap di jembatan tersebut.

Yakni satu meter dari jembatan lama atau jembatan yang belum dibangun.

"Tentunya data ini kami sesuaikan dengan data di lapangan dan data skunder yang telah dikumpulakan," ujar Ichsan.

Adapun genangan yang kemarin hadir, bukan karena pembangunan ini . Tetapi adanya penyempitan aliran di hilir sehingga terjadinya back water

Oleh karenanya, Dinas PUPR akan melakukan normalisasi di sekitar wilayah jembatan.

Pembangunan yang diperkirakan akan rampung pada (26/11/21).

Halaman
12
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved