Virus Corona
Antisipasi Penyebaran Covid-19, Begini Strategi Dinas Pariwisata Banten Hadapi Libur Nataru
Dinas Pariwisata Provinsi Banten sedang menyiapkan siaga wisata. Siaga wisata disiapkan sebagai upaya kewaspadaan mengantisipasi lonjakan pengunjung
Penulis: Ahmad Tajudin | Editor: Glery Lazuardi
Laporan Wartawan TribunBanten.com Ahmad Tajudin
TRIBUNBANTEN.COM, KOTA SERANG - Dinas Pariwisata Provinsi Banten sedang menyiapkan siaga wisata.
Siaga wisata disiapkan sebagai upaya kewaspadaan mengantisipasi lonjakan pengunjung di libur Natal dan Tahun Baru 2022.
"Kami sedang menyiapkan siaga wisata, menjelang hari libur Natal dan Tahun Baru," ujar Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Banten, Agus Setiawan kepada TribunBanten.com pada Rabu (17/11/2021).
Baca juga: Tarik Minat Wisatawan, Pemprov Lengkapi Fasilitas Pariwisata di Banten Selatan
Sebagai upaya kewaspadaan, Dinas Pariwisata memberdayakan balawista atau komunitas pengamanan wisata air.
Pihak Dinas Pariwisata Provinsi Banten melibatkan stakeholder terkait mengawasi dan mengamankan sebagai langkah antisipasi terjadi lonjakan wisatawan.
Jelang Natal dan Tahun Baru, pihaknya tidak bisa memastikan apakah tempat wisata akan ditutup atau tidak.
"Kalau level 3 kan ditutup, kalaupun dibuka juga kan harus menjalankan prokes yang ketat. Intinya secara formal kita ngikuti aturan, apakah ditutup atau tidaknya," kata dia.
Syarat agar tempat wisata itu bisa dibuka, minimal Kabupaten atau Kota berada di level 2 PPKM.
Untuk bisa berada di level 2, kata dia, salah satunya dilihat dari jumlah capaian vaksinasi Covid-19.
"Semakin banyak masyarakat divaksin maka semakin turun level PPKM-nya," ucapnya.
Jelang Natal dan Tahun Baru 2022, pihaknya mendorong para pelaku wisata untuk meningkatkan kualitas.
Dengan cara mengurus legalitas tempat wisata, legalitas kualitas wisata, legalitas CHSE dan legalitas kompetensi SDM.
Supaya tempat wisata bisa dibuka saat hari libur, pihaknya mengimbau kepada masyarakat untuk mau divaksin.
Baca juga: Menjelang Akhir Tahun, Tempat Wisata Diminta Buka secara Terbatas, Bentuk Satgas Protokol Kesehatan
Upaya vaksinasi Covid-19 itu dilakukan agar capaian vaksinasi di daerah masing-masing bisa meningkat.
Sehingga bisa menurunkan level penerapan PPKM.
"Tentu, kita semua harus tetap menjaga kesehatan, prokes tetap dijaga dan mengikuti kebijakan lembaga pemerintah," tambahnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banten/foto/bank/originals/snorkeling-di-pulau-tunda.jpg)